Thursday, September 16, 2010

Jangan Tanyakan Aku

lain kali ku ingin duduk di bangku ini, dan bukan di depan komputer untuk menulis beberapa puisi



akhir akhir ini ku lebih banyak lagi membaca. entah apa manfaatnya untuk ku. dari mulai sejarah, kisah cinta, lirik lagu, hitung hitungan numerologi. kisah hantu, orang hebat, orang pecundang, orang orang yang saya pun tak tahu apa pentingnya buat ku. mungkin nanti, suatu hari , kisah kisah itu akan menjadi dongeng untuk anak anak ku. setidaknya kisah kisah itu telah membuat leher belakang ku sakit untuk terus terpaku selama beberapa jam didepan komputer.
sesekali ingin ku susun sebuah kaliamat yang menggugah banyak orang, ya bukan saat ini, karena entah kata  kata apa ini.
tapi, akhir akhir ini sebenarnya yang sedang ku cari adalah konspirasi, fakta. aku tak tahu apa pentingnya buat ku. memikirkan semua itu. bukan kah lebih senang ku berbincang dengan kekasihku. . tentang hidup ini dan hidup nanti. tentang mimpi yang dibangun dari kedamaian, dan cinta.
tapi pikiranku seperti nya telah diracuni dengan sok detektif, sok wartawan, sok ahli sejarah.
ya, mimpi, cinta, damai, dan politik, kenapa politik yang dilihat hanya Perang? kenapa politik yang dikecap hanya Kebohongan, kenapa politik yang ditelan adalah konspirasi.. kenapa ku menghiraukannya? apa pentingnya bagiku, hingga ku mesti berucap sana sini, Tulis ini itu. baca atau enggak, kenapa mereka masih memaki, kenapa hanya hinaan kosong namun kasar ber puankan kotor.


ternyata ku gak cuma punya satu cinta. walau ku hanya punya satu hati. cinta ku telah terbagi. Ibu, Kekasihku, cita cita ku, kebangsaan ku, ke transnasionalismeanku. prestasi,. masa depan. cinta cinta itu semua. .lalu dimana Tuhan yang harusnya ku cinta? ia di Arsy melihatku melakukan dosa dan pahala. Semoga Engkau memaafkan dosa-dosaku bila Engkau adalah Tuhan. menyimpan semua pahalaku dengan sebaiknya tanpa Kau curangi karena Kau adalah Tuhan.
Atas Nama Allah yang aku percaya
Sekarang aku ingin membangun semua mimpiku. mencapai cita dan cinta ku. beri ku kekuatan disetiap sendi-sendi dan jiwa ku. seperti yang Engkau beri terhadap orang orang terdahulu.

2 comments: