Tuesday, November 9, 2010

Siapa Bilang ini Sia-sia : Saya membuktikan (belajar dari sebuah plang)



Ketika tadi(9/11/2010) saya berangkat menuju hotel Selebritie untuk menghadiri Seminar Psikologi, seperti biasa diperjalanan saya sering berpikir, Apakah kegiatan saya ini sia sia? Blogging, jeprat jepret. buang uang untuk tiba tiba turun dijalan dan mengambil beberap gambar. Blog saya pun jarang dikunjungi banyak orang.Tetapi di tengah jalan tepatnya didepan Rumah Sakit Ernaldi Bahar tetiba saya terperanjat oleh sekelompok bapak bapak sekitar berjumlah empat orang, sedang memasang sebuah Spanduk disalah satu plang. Sebagian orang merasa hal itu  adalah wajar saja tapi tidak bagi saya, Pagi tadi karena saya harus segera menghadiri seminar saya tak sempatkan turun untuk mengambil Fotonya, tapi Pulang kuliah saya sempatkan turun di tempa itu. Sebuah Spanduk/poster(bener gak ya) sudah terpajang mentereng membungkus plang tersebut, Dan Saya banyak belajar dari plang ini agaknya.
























Sayang sekali saat saya membuka kamera, saya lupa mengatur ulang kamera saya terutama format Penanggalannya. 
Namun coba perhatikan gambar dibawah ini.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar ini saya posting dengan judul Lucunya Kota Ini(Huruf huruf yang aneh)pada tanggal 30 Oktober 2010.  Saya sering sekali melewati jalan ini, dan menatapi plang ini, mungkin lebih dari tiga tahun. Seingat saya plang ini dipasang ketika isu makanan berformalin marak di pasaran. Akhir oktober kemarin saat saya turun dari bus, dan mulai jeprat jepret plang terbalik ini. Dan ketika itu  saya melihat banyak orang menatapi saya dengan wajah bertanya tanya *mungkin*. Termasuk orang yang berada didalam Kantor Badan Ketahanan Pangan. Namun hingga saya ambil foto tersebut belum pernah terjadi perubahan.Kini saya tahu, bahwa selama kita melakukan apa yang kita bisa. Dan dengan niat yang baik. Maka perbuatan yang kita kerjakan tidak akan pernah sia-sia. Bahkan walau hanya sekedar memotret. Dan kejadian ini lah yang membuat saya semakin ingin menjadi Jurnalis, setidaknya saya mulai dulu dari citizem Journalist.

Silahkan anda bandingi gambar gambar dibawah ini. Semoga Bermanfaat.
 
 

 Nah, terlihat kan bahwa plang bertuliskan terbalik itu sudah malu, hingga menutupi dirinya dengan ranting-ranting pohon, syukur banyak orang yang tidak menyadarinya. Tapi karena kebijaksanaan dari Pak Kantor Ketahanan Pangan. hehehe. Maka setelah di beri Spanduk "Selamat datang Di Sumatera Selatan Tuan Rumah Sea Games 2011" ia kini lebih percaya diri. Ranting ranting pohon beserta daun daunya itu kini tak perlu menutupi ucapan ramah itu. 

"Seribu orang tua hanya dapat bermimpi, satu orang pemuda dapat mengubah dunia" kata Soekarno ^ ^

0 comments:

Post a Comment