Wednesday, April 13, 2011

Bahasa Bangsamu (BBm)

Ada dua pertanyaan yang akan saya lemparkan pertama kali diawal tulisan ini.
Ada berapa bahasa yang kamu ketahui (kuasai)atau setidaknya kamu pahami sekarang?



sebenarnya postingan ini adalah posting kekesalan saya pada Selasa 12 April lalu yang sempat tertunda beberapa hari untuk diposting, Tadi pagi quiz pada salah satu Mata Kuliah dipindahkan di Elearning.  Dan baru Pukul 11:00 saya  buka, #ning nong terlihat batas akhir quiz pukul 12:00, saya hanya punya waktu satu jam untuk menyelesaikan soal soal itu (satu hari kemudian saya baru sadar kalo saya salah baca waktu seharusnya jam 12 malam bukan jam 12 siang pagi itu). Tapi permasalahan terbesar bukan lah waktu, tetapi konten soal yang diberikan oleh dosen. Semua soal dalam bahasa inggris, sekejap saya merasa kalau saya seorang buta huruf. Tetapi saya usahakan untuk sedikit tenang, mencoba mengingat kembali apa yang saya pelajari.Tapi, Oh tidak, saya gak ingat sama sekali, saat dosen memberikan persentasi, materi yang diberikan pun dalam bahasa Inggris. Yang saya ingat hanya beberapa teman membuka laptop atau memegang Alfa link (Kamus elektronik) saat Sang Dosen menjelaskan materi dan pertanyaan Alien Gendut disamping saya "Tumben lu Ji, gak semangat kuliah kali ini?" saya jawab"Pake bahasa inggrisss ni materi".Intinya saya gak paham ini soal mesti diapain sekarang? bahkan sapaan mesra "Dear" diawal soal tidak juga mampu memberikan sugesti positif bagi saya.

Untung saja mbah google punya satu senjata yang tidak ampuh, Google Translate, seluruh soal saya kopas di form . memindahkan bahasa dari English ke Indonesia. hasilnya adalah terjemahan yang sama sama membingungkan. hahaha tapi dengan hasil terjemahan itu saya coba untuk sedikit memahaminya, anggap aja mbaca tulisan anak TK yang baru belajar bahasa Indonesia.
dan Akhirnya saya paham isi soal itu. meski tetep gak tau juga apa jawabannya. dalam waktu satu jam itu kerjaan saya hanya nerjemahin soal sama nerjemahin materi yang mesti diketik ulang karena berformat PDF. pekerjaan bukan hanya doubel, tapi tripel, #dari pada tripel lebih enak bilang "trouble". selain mesti nerjemahin soal dan materi, saya pun harus menjawab pertanyaan dengan Mikirrrrrr.
hingga akhirnya saya harus terlambat ngirim jawaban 20 menit dari waktu yang telah ditentukan.
Lucunya meski soal dalam bahasa inggris saya jawab dengan bahasa indonesia aja. Biar tuh dosen tau, kalo saya asli orang Indonesia tulen. darah saya warna merah, Tulang saya putih, kecuali gigi agak kuning.
Pukul 13:00 saya harusnya sudah sampai dikampus karena dah ada janji rapat untuk membahas beberapa event bulan ini.

Masih, Berbahasa
Diatas Bus saya hanya merenung sambil menatap keluar jendela memandang orang orang yang bekerja untuk pelebaran Jalan. memang  di jalan saya lebih sering melahirkan ide. Tetapi berbeda dari ide-ide yang terlahir di jalan sebelumnya, ide ini terlahir dari hati yang gelisah. Loncatan loncatan pikiran seolah ingin bilang kepada semua orang, "Bangsa apa kita ini"

Camkan ini, saya tidak Anti bahasa Asing, mau itu bahasa arab kek, bahasa mandarin, jerman, atau Bahasa Inggris sekalipun. Tetapi mengapa saya merasa jadi "Alien" atau sebut saja UPO (unidentified People Object ) di Negeri sendiri.

saya jadi ingat iklan dibawah ini




dari video diatas, ada sebuah pesan yang sebenarnya bukan meng-Anti Bahasa Asing kan, tetapi dalam berbahasa kita harus menempatkan diri ditempat yang tepat. kapan kita berbahasa asing, kapan kita berbahasa Indonesia, kapan kita berbahasa daerah.

Karena Serba Salah , kita harus Betul.
Harus Bisa Berbahasa Indonesia yang Baik dan Benar. mungkin hal ini lah yang membuat bahasa indonesia kita pelajari dari kelas 1 SD sampai SMA, bahkan sampai kuliahan.Anehnya kalau kita melihat hasil UN siswa. kadang hasil ujian mereka akan lebih besar nilai bahasa Inggrisnya ketimbang Bahasa Indonesia. Sebagai Contoh hasil Ujian Nasional saya saat SMP. Bahasa Inggris dapat nilai 9,20, sedangkan bahasa Indonesia hanya 8,80. Lalu pada Ujian Nasional SMA bahasa Indonesia saya 8,60 tetapi Bahasa Inggris malah justru 8,80. anehnya dengan nilai yang relatif lebih besar pada bahasa inggris,saya merasa bahasa inggris masih menjadi hal yang paling tidak enak daripada minum obat. Kalau begitu bagaiamana dengan Bahasa Indonesia ?
Para orang tua lebih rela mengeluarkan kocek tebal untuk memberikan Kursus tambahan bahasa Inggris untuk anak-anaknya. coba liat dijalan, berapa banyak lembaga kursus bahasa Inggris? niscaya akan sangat mudah menemukannya, mulai dari yang berbiaya ratusan ribu sampai jutaan rupiah persemesternya. Tetapi pernahkah melihat ada lembaga Kursus bahasa Indonesia? hahaha, ssstt jangan terheran heran dengan fakta fakta ini. Sebab sebagian dari kita pun akan beranggapan bahwa belajar bahasa Indonesia itu mudah. Bahkan kita gak perlu sekolah untuk bisa berbahasa Indonesia. nonton aja sinetron.
Bagi penganut teori Konspirasi fakta fakta dilapangan seolah menunjukkan bahwa generasi sekarang akan disiapkan menjadi Bangsa Bangsa Alien.

Tetapi Tenang aja, Meski dilapangan hasilnya mengejutkan, jutaan manusia Indonesia sama seperti kamu(mungkin) dan aku.Masih juga gak paham bahasa Inggris meski dah belajar bertahun tahun.

Gak Bisa Bahasa Inggris bakal ketinggalan jaman, kata orang bahasa Inggris adalah bahasa Internasional. Bakal dianggep bodoh, udik, atau kampungan kalo gak bisa sama sekali bahasa Inggris. Kebanyakan Syarat diterimanya pekerjaan harus bisa bahasa Inggris. Bahkan ada yang bilang, untuk menguasai dunia harus bisa berbahasa inggris. emang dunia ini punyanya inggris ya?

Tanggung jawab menjaga budaya, dan mempertahankan bahasa daerah. Dalam cover Belakang buku "Tata Bahasa dan Kamus Baso Palembang" terbitan yayasan Madrasah Najahiya, ada sebuah artikel yang dibuat oleh Yoebal Ganesa, dan Neni Ridariner berjudul "15 Bahasa Daerah Punah" isinya mengajak kita menjaga bahasa Daerah agar tetap dilestarikan. karena kini bahasa daerah semakin punah. lah kalau punah siapa yang mau disalahin. Jangan bilang aja Punahnya bahasa daerah karena Ada Asteroid jatuh.

Bahasa menciptakan Karakter
Hipotesis "ada pengaruh antara Bahasa  dengan Kejiwaan Manusia"
contohnya bahasa Inggris, saya memiliki banyak teman yang mampu dan menguasai bahasa inggris, tetapi dalam keseharian mereka bahasa itu tidak digunakan. lalu kapan mereka menggunakan bahasa itu? yaa bahasa inggris justru sering mereka gunakan disaat sedih, marah, kesal atau berbagai emosi negativ yang lainnya. Sebagian besar negara penutur bahasa inggris seperti Amerika, dan negara Eropa laiinnya. Memiliki persentase Stress paling tinggi dibanding negara yang tidak menuturkan bahasa inggris, Terlihat dari ramainya kasus bunuh diri dan kejahatan di negara negara itu. Terus lihat bagaiamana pereman preman muda dijalan. yang notabene nya gak paham bahasa inggris, tapi ada satu kata yang sangat akrab dengan mereka dan sering sekali  telontar dari lidah mereka "F*ck You". atau anak SD sudah bisa ngomong Bull Shit (kotaran Banteng) saat temannya mulai berkata kata yang muluk.

_UCK
lengkapi huruf diatas
Saya merasakan sekali dampak psikologis dari penggunaan bahasa, misalnya saat saya dalam perjalanan Semarang ke Pekalongan beberapa waktu lalu, Saat didalam bus tiba tiba seorang pria naik dari pintu belakang dan karena seluruh bangku sudah penuh ia duduk disebelahku, agaknya dia sedang kelelahan, Saat itu sekitar pukul 6 sore. Meskipun saya bersuku Jawa. Tetapi saya masih sering Roaming (sebutan bila menerima Telpon interlokal dan dikenakan biaya sebab menerima telpon. dalam konteks ini maksudnya Kesulitan berkomunikasi lintas budaya) saat berbincang dengan orang jawa.Namun sesaat setelah si Pria mulai membakar Rokok Gudang  Garamnya dengan tangan tertangkup ia berkata kepada saya: "Mas, kulo njaluk Ngapurane ya",(Mas, Saya minta maaf ya (karena sudah merokok)) Jujur kata kata itu justru membuat saya gak keenakan.dan Mentolerir dengan lapang dada pria yang merokok disamping saya. dengan kata yang agak kaku "oh,ya mboten nopo nopo mas" (oh ya gak apa apa Mas) saya memberi restu ia merokok. hwaaa padahal saya sangat tidak menyukai asap rokok. tetapi ucapan itu seperti sangat meminta dibelas kasihani.

Mari Menghayal.....
Suatu Hari Nanti (Gak Repot)
Semua orang tak akan direpotkan oleh bahasa. Karena ada alat canggih yang dapat menerjemahkan secara akurat bahasa dari tiap tiap bangsa. baik itu tulisan ataupun Lisan. Bentuknya sangat praktis, mungkin sudah Built in di Hape. Tetapi keingin tahuan masyarakat terhadap bahasa Asing lah yang membuat lembaga kursus, dan pelajaran bahasa asing masih menarik untuk dipelajari.

Suatu Hari Nanti (Senjata Ampuh)
Bahasa Daerah dan Tulisan daerah akan digunakan oleh militer sebagai kode rahasia, yang tidak mudah dipecahkan oleh Pasukan Asing. Bahkan Bangsa sebesar Amerika pun.


Suatu Hari Nanti (hiii)
Manusia Semakin berkurang daya ketahanannya, Akibat dari radiasi benda benda Elektronik kasus kerusakan mata semakin miningkat.Dan, liat aja anak muda jaman sekarang, dah pada pake lensa kontak, soft lens atau pun kacamata. Penggunaan soft lens awalnya adalah alat bantu lihat seperti kaca mata, tetapi sekarang penggunaan softlens justru digunakan untuk gaya dan Trend, yang menyebabkan mata kekurang zat garam, dan juga kelelehan. akibat benda asing yang dimasukan kemata itu lambat laun berdampak negatif.
Mendengar kedatangan seseorang dari kejauhan dengan merapatkan telinga pada bumi/tanah hanya ada di film film tahun 90an kebawah, tapi tidak terlintas lagi dalam benak manusia modern melakukan tindakan seperti itu. Polusi suara(dunia semakin berisik) dan pemakaian headset untuk mendengar lagu mengakibatkan Telinga manusia semakin rendah jangkauan dengarnya, alias Budeg/tuli .
Cacat Buatan itu akhirnya menjadi satu jaringan evolusi. manusia menurunkan gen gen yang manusia rusak sendiri kepada anak cucunya. Sehingga kerusakan mata dan Kepekaan telinga telah manusia rasakan semenjak mereka dilahirkan. Dengan generasi manusia "lemah" itu maka pola komunikasinya pun berubah.

Malaikat malaikat Bisu
Ditengah lamunan itu saya baru tersadar bahwa ada dua orang siswa SMA duduk disebrang tempat duduk sebelah kiri saya. Mereka terlihat sedang asyik berbincang dengan bahasa bahasa Isyarat, menggerakan tangan, jari, raut muka, dan lidah. Ya mereka berdua sama sama bisu, mungkin dari SMA SLB. Kehadiran mereka berdua menambah tanya dalam ruang ruang hayal. Apakah mereka juga merasa penting bisa berbahasa inggris? apakah saya harus belajar juga bahasa yang mereka gunakan sekarang? apa pendapat mereka tentang bahasa?.Mereka berdua mungkin malaikat yang diturunkan Tuhan untuk menyadarkanku dari kekesalan.dan menyampaikan pesan ghaib.
via Pen cam: Orang Bisu disamping saya
kayak bilang : Bahasa adalah anugrah Tuhan, apapun bahasa mu, pakailah itu dengan bangga.




akhri kata : maaf  atas kekacauan postingan ini, -_-" 

0 comments:

Post a Comment