Wednesday, April 6, 2011

KOMIK Makan makan

Ada beberapa hal yang pmenyenangkan saat kita berkumpul dengan teman-teman. dan dapat kita ingat selama bertahun tahun. Makan-makan, ya makan memang kebutuhan dasar manusia, tetapi makan bersama teman akan menjadikan suasana makan lebih dari  pada makan sendirian. Mungkin hal ini lah yang menjadi ajaran nabi-nabi makan bersama teman adalah amalan sendiri, selain kebutuhan dasar manusia terpenuhi, kegiatan sosial pun terlaksana dengan sangat menyenangkan.
Seperti kisah kami ini, Beberapa hari sebelum malam kemarin Alin sudah ngundang kami(temen-temen kampusnya) untuk dateng makan-makan bersama dirumahnya, ya tanggal 6 April ternyata hari ulang tahun mamanya Alin.  Ulang tahun ke berapa ya????
6 April 2011 pukul 16:00 Waktu Indonesia bagian Kampus C Bina Darma, Usai quiz Metode Penelitian Komunikasi kami semua sudah saling janjian, siapa dengan siapa mau saling jemputan. Dan saya kali ini dijemput sama Desy, ya Desy dari namanya kita akan dengan mudah mengetahui Gender si Desy ini cewek, tetapi saya gak yakin juga kalo desy yang ini 100%cewek.
wkwkwkwk Kidding des, Loh kenapa cewek yang jemput cowok(saya)? Alasan paling aneh yang saya keluarkan dari mulut "aku gak bisa naek motor, gak bisa beloknya, cuma lurus doang ntar motor tuh". Dengan tinggi nyaris 180cm rasanya aneh orang seperti saya gak bisa naik motor. Percayakah anda?saya pun tidak percaya akan kenyataan ini. hwaaa hahahahaa.
Sampainya saya dirumah usai sholat maghrib saya di sms desy, "aji, kalo kau dah siap, sms aku ye, bair aku langsung jemput, ok. Oio pake sorjan ye, aku pake sorjan pulok. hahaha". Nah, saya langsung dejavu . Tadi malem mimpi pake sorjan terus jadi pendekar yang pecicilan, eh sekarang malah di ajak pake sorjan. nah, hal ini juga yang membuat saya tambah gak yakin 100%.
Sorjan(surjan) atau baju Lurik merupakan salah satu pakaian khas jawa tengah dan wiliayah Jogjakarta, di Jawa pakaian ini sudah agak langka dipakai dalam keseharian. Lebih dikenal sebagai pakaian rakyat jelatanya orang jawa. karena pakaian ini lebih sering terlihat dikenakan oleh pembantu, Petani, atau kusir Andong(kereta Kuda) saat film berlatar kehidupan masyarakat Jawa jaman dahulu. Pakaian ini akan lebih mudah kita dapatakan bila kita berkunjung ke Jogjakarta, disepanjang jalan malioboro kita dapat membeli sebuah pakaian Surjan seharga Rp30.000-Rp60.000 sebagai oleh-oleh. Lalu bagaiamana dengan daerah laiinya di Jawa? ya, agak sulit dicari. Satu lagi, Surjan secara umum hanya dipakai oleh PRIA .
Nah, tetapi hal ini menguntungkan saya, sebab tetangga yang liat saya diboncengi desy, pasti mengira desy ini cowok.hhaha,
Tiba di rumah Alin ternyata Empek empek sudah mau habis karena temen temen KOMIK (komunitas Mahasiswa Ilmu Komunikasi)yang lain dah dateng duluan dari tadi.cuma dapet atuk deh, uuuh untung saja ternyata didapur masih ada satu kuali tekwan. hahaha sop buah yang segar dan manis jadi Minuman penutup.
berantakin rumah Alin


 wajah wajah pengamen



kakek nenek dengan cucu cucunya

Setelah dirayu beberapa kali akhirnya ayu mau juga foto bareng dengan Kak Surya.

Harys dan Dita

Desy dan saya terlempar ke tahun 70an via wormhole(lubang cacing)
 Setelah ngebrantakin rumah Alin dan bermain main dengan dua adiknya, kami berpamitan untuk kemudian....
Makan Lagi, hahaha
ya, sepulangnya dari rumah Alin kami diajak kerumah Desy untuk Makan lagi. Walau sudah kenyang, tetapi tawaran bebek goreng di warungnya Desy teramat rugi untuk dilewatkan. Ini  rekomendasi buat kalian pencinta kuliner, silahkan datang kewarungnya desy bila melewati jalan Soekarno Hatta (sekitar 1,5Km dari perempatan tanjung siapi-api/jl Palembang Betung)didepan gudang garam, warung sepakat jaya. Bebek goreng disini Top markotop deh, sambal nya pas, bebeknya gurih. Disini gak cuma jualan Bebek Goreng, tetapi ada juga Sate dan Sop Buah.




5 comments: