Friday, June 10, 2011

Runtuhnya kerajaan Sriwijaya jilid II

mungkin anda akan bingung membaca tulisan yang ini
mengapa saya memberi judul jilid II untuk posting ini .
padahal sebelumnya saya belum pernah menulis tentang sriwijaya.

posting kali ini merupakan perenungan dan pembacaan pertanda akan nasib negeriku dan kotaku perihal Sea Games yang mungkin akan berdampak jauh dan melebar.
Pertama, Kasus pembangunan yang belum jadi dan rampung rampung hingga kini, dalam kisah kerajaan berjaya di negara ini. kita pernah membangun bangunan yang nyaris mustahil dibangun. kisah kisah pembangunan dalam semalam. Tetapi kisah kisah itu akan berjalan mengenaskan.Pembangunan di kota palembang menjelang Sea Games ibarat membangun Seribu candi dalam satu malam. membuat Bahtera yang besar dalam satu malam. Seluruh kekuatan telah dikerahkan dengan bala bantuan ribuan pasukan Jin. tetapi nila setitik akan merusak susu sebelanga. Pembangunan ini dirasa terlalu singkat akan banyak hal hal yang tidak mendetil dan diremehkan padahal yang kecil itu sangat penting.
Kedua, berdasarkan tweeps dari seseorang. Bahwa dahulu Sriwijaya runtuh setelah membangun wisma untuk orang asing yang berbeda ajaran. kini kita membangun wisma untuk para jawara jawara dari negara negara tetangga. kini kasus wisma atlit bukan lagi terkonsentrasi dalam hal percepatan pembangunannya, melainkan kasus korupsi. Satu persatu orang akan dipanggil. Layaknya mental kanak kanak di Palembang, mereka akan saling tunjuk kesalahan teman bila ia disalahkan, Mencari teman untuk disalahkan. Perpecahan ada didalam.
Ketiga, kebanyakan hancurnya kerajaan kerajaan di nusantara adalah karena merendahkan bangsa dan kerajaan lain. Merasa  sombong akan kebesaran kumulatif mereka. melihat semua kecil dimatanya yang kecil. Utusan datang kemudian dihinakan. Balasan akan menundukan kepala kita, bukan hanya mengkoreksi diri tetapi juga malu. Kita Sombong akan kejayaan yang kita peroleh,etnosentris, memandang rendah bangsa lain. dimana letak menghargai bangsa lain. jika panji panji mereka kita kibarkan asal asalan. terbalik, terobek, kotor disepanjang jalan. Itu bukanlah umbul-umbul. itu hinaan untuk mereka, atau cermin kebodohan kita.? tak ada yang tidak mungkin..jarum yang kecilpun akan melukai dan mengeluarkan darah .

0 comments:

Post a Comment