Friday, August 19, 2011

(GoVlog-Ramadan) Jika Kita Tua Nanti

Siang ini sungguh sangat terik, bahkan ketika didalam transmusi pun panas masih terasa. Pukul 12:00 saya menuju Masjid Agung Palembang untuk sholat jumat, kali ini saya sholat di Lantai 2, Berharap tidak sempit dan semilir angin lebih banyak masuk dari jendela-jendela masjid Agung. Tapi memang benar benar panas, saya masih bisa keringetan disana.
Usai sholat Jumat, ribuan orang bertaburan di halaman masjid dan sekitarnya, Ada Pasar dadakan juga setiap jumat hingga ba'da sholat jumat. Ya, nuansa ramadhan memang terasa bila kita berada disekitar masjid Agung, Mulai dari Pasar Bedug didepan Masjid agung di samping Monpera. membludaknya jamaah sholat jumat hingga....satu hal ini, Pengemis dan Gelandangan pun lebih ramai daripada bulan biasanya, Pengemis-pengemis itu umumnya Wanita, mulai dari umur 40an hingga uzur, meski tak jarang juga lelaki. Banyak diantaranya memang biasa mengemis di Masjid Agung setiap hari jumat, tetapi banyak juga wajah wajah baru. .Waduh kayaknya saya  mendata pengemis ya??
Tapi inilah fakta saudara saudara, Pengemis, gelandangan dan Anak terlantar memang sangat banyak disekitar kita yang sejahtera ini.


contohnya nenek ini,umurnya sudah 70tahun lebih, Tapi dengan wadah bekas air minum kemasan. ia mencari uang dari kedermawanan Jemaah yang datang.




Bahkan setelah saya ingin pulang, Di halte Transmusi dibawah jembatan Ampera, saya duduk bersebelahan dengan seorang Bapak pengemis yang sedang lelap tertidur duduk dengan memegang cerek plastik, yang syarat meminta belas kasih kedermawanan meski ia sedang tertidur lelap.

Berbeda jauh dengan Orang-orang tua uzur yang mengemis itu, dijalan saya melihat nenek Asinah, yang beberapa bulan lalu saya jumpai, Nenek Asinah adalah seorang nenek berumur 63 tahun, yang sehari harinya bekerja sebagai Juru parkir di Ruko simpang sekip Jl.Jendral Sudirman.

Meski Nenek Asinah sudah tua ia masih sigap memarkirkan mobil, meski diterik matahari kota Palembang.
Jangan kita tanyakan, apakah Para pengemis itu dan Nenek Asinah hari ini berpuasa atau tidak, Mereka sudah Uzur, sudah mendapat keringanan berpuasa. Sedangkan mungkin untuk makan saja mereka sulit sehari hari. lebih dari kelaparannya kita berpuasa hari ini.

Lalu bagaimana ketika kita tua nanti? Mengemiskah? leha-leha dan duduk santai di kursi goyang dirumah,? atau bekerja keras seperti Nenek Asinah?

tapi Saya doakan semoga Kelak dihari tua kita semua (terutama yang baca tulisan ini) diberi kebahagian dan kedamaian, serta kesejahteraan. Amiiinn.

6 comments:

  1. miris memang gan, mengemis sekarang sudah menjadi mata pencaharian, mendarah daging menjadi sebuah mental.

    ReplyDelete
  2. hmm,, sebuah perjuangan untuk memenuhi kebutuhan hidup.. salam kenal mas..

    ReplyDelete
  3. mudah-mudahan kelak kita tidak seperti mereka alias lebih beruntung dan tidak keras menjalani hidup.. amiin..

    ReplyDelete
  4. kita msti bersyukur skrng masih bisa online.. mereka mau cari makan aja sampe segitunya..

    ReplyDelete
  5. mari manfaatkan masa muda kita, agar saat tua nanti kita jauh dari kata "menyesal" !

    ReplyDelete
  6. bekerja keras dan menabung masa muda, dan menikmati masa tua, pas masih muda jg d nikmati jg gan.

    ReplyDelete