Wednesday, August 24, 2011

Jembatan Ampera Kembali Bercerita

Baru saja kemarin saya posting 3D Model Jembatan Ampera , Sekarang  ada kabar duka, Telah terjadi kebakaran dipasar yang bersebelahan dengan jembatan Ampera, Kejadian itu sontak membuat kemacetan sepanjang 3 Km dari dua belah sisi jembatan Ampera karena masyarakat memenuhi jembatan untuk menyaksikan kejadian itu.
Berita ini baru saya terima setelah melihat foto yang di unggah oleh Farleven di Facebook dari BB barunya. Ia  ikut terjebak macet di Atas jembatan Ampera.
Kesiruan Ngeliat Kebakaran sampe macet -_-'
Menurut sumber dari detik.com kejadian terjadi sekitar pukul 22.00 Rabu, 24 Agustus 2011.

hmm, Sebenarnya kejadian ini justru menimbulkan beberapa tanya di benak saya. Apakah kejadian ini disengaja atau tidak disengaja. Apakah ada pihak yang merencanakan ini, Siapa yang salah atas kejadian seperti ini?
Sebelumnya pada tanggal 10 Oktober 2010(101010) dibawah jembatan ampera Tepatnya pasar 10 Ulu juga ludes terbakar, jika kita datang kelokasi itu kita akan melihat lokasi sangat bersih, tak ada lagi penjual-penjual yang dahulu ramai.

ada 3 hal yang saya perhatikan dalam kasus ini.
Pertama, Lokasi sekitar jembatan Ampera di Seberang Ulu sangat tidak teratur, berbeda dengan daerah seberang ilir yang kini menjadi daerah wisata, dan pasar yang rapi. Saya pernah mendengar bahwa Daerah seberang Ulu pun ingin di Tata kembali oleh pemkot layaknya daerah di Sebrang ilir. Pemukiman di daerah seberang ulu memang padat penduduk, maka jika terjadi kebakaran pada salah satu rumah/ruko akan ikut membakar bangunan lain disekitarnya pada umumnya.
Kedua; Fakta bahwa telah terjadi 3 kebakaran di Palembang dalam satu bulan terakhir
Ketiga, dalam Sebulan terakhir dirumah saya saja tiap hari terjadi pemadam listrik tiba tiba, 2x hingga 3x sehari , jika kebanyakan pristiwa kebakaran umumnya disebabkan oleh Konsleting Listrik, tampakanya kita harus membenahi pelistrikan di kota ini, Selain Masrakat harus memperhatikan kondisi instalasi listrik ditempatnya bekerja atau tinggal agar aman, PLN pun alangkah baiknya tidak seperti anak kecil yang suka maen-maen lampu, Mati-hidup-mati-hidup, Kalo kebakaran gimana?

0 comments:

Post a Comment