Monday, November 7, 2011

Kita Berhutang Kepada KOMODO

Saya punya beberapa cerita nih, soal hewan yang lagi booming dibicarakan akhir akhir ini, KOMODO. Hewan yang dalam bahasa inggrisnya sering disebut The Komodo Dragon ini, masuk kedalam jajaran 28 finalis Tujuh Keajaiban Dunia kategori Alam.

Komodo bisa kita sebut salah satu ikon Indonesia. ya, dengan masuknya kedalama 28 finalis New7Wonders akan ikut memperkenalkan Indonesia kepada Dunia. Tapi, sebenarnya jauh dari kegilaan SMS Rp1 saat ini. Komodo telah memberikan kita banyak cerita.

Modo-Modi maskot SeaGames ke26 ini merupakan penjelmaan dari hewan purba Komodo. meskipun Maskot ini hanya bisa di identifikasi sebagai spesies komodo hanya dari namanya saja "Modo & Modi", selebihnya banyakyang mengira sebagai Kadal, Bahkan Cicak. lebih lucunya lagi, sore tadi saat saya ngobrol dengan seorang teman yang bekerja di Kantin Bandara SMB II. Dia Bercerita, ada seorang yang berasal dri luar kota dan akhir-akhir ini bekerja menempel stiker Modo-Modi. Bapak Stiker Modo Modi itu menghampiri teman saya, dan bertanya "mbak, Ini gambar ikan patin ya? ikan khas Palembang kah?". #Suram -_- e
sumber gambar : buanasumsel.com

Ya, Maskot ini sangat  jauh mempresentatifkan Komodo, lihat saja kulitnya pucat krem, Senyumnya manis. bahkan untuk Maskot Modi (Komodo Betina) ada warna merah di pipinya, dan bulu mata. 
Padahal Komodo dikenal sebagai hewan yang buas, haus darah, pendendam, karnivora, bahkan kanibal pemakan bangkai? Asli Serem dah. Tapi, mana ada Maskot yang serem? rata rata maskot emang dibuat lucu, imut dan ehemm Unyu-unyu.
Patung Modo Modi


Selain itu Komodo akan selalu mengingatkan kita pada masa kecil. Inget gak sih, Film Boneka "Si Komo" yang disiarkan di TVRI didalangi oleh Kak Seto? Si Komo Komodo yang bijak. yang selalu melerai setiap kali boneka liannya ribut. atau memecahkan masalah yang sedang terjadi. Tapi justru saat saya kecil, saya ngeri sama tokoh Si Komo, dia hitam, besar, seram, dan Suaranya yang besar seperti mau menelan orang. weleh weleh weleh. Dulu saya punya kaos tanpa lengan yang bergambar Si Komo dan kawan-kawan yang menjadi pakaian favorit saya saat bermain.

Hmm, tapi lucu juga. mungkin ini tuah dari Komodo, inget gak sih lagu jinggle Si Komo.


liriknya  ada yang seperti ini
Macet lagi macet lagi 
Gara-gara si komo lewat 
Pak polisi jadi bingung 
Orang-orang ikut bingung.
nah, ajaibnya semenjak Palembang ditetapkan sebagai Kota Penyelenggara SeaGames ke26 yang bermaskot sepasang Komodo ini, Palembang jadi ikut-ikut Macet, dan saya selalu bingung. hahaha.

Saat saya masih kecil juga, saya sangat suka dengan pasta gigi anak anak Kodomo,terutama yang rasa jeruk. Tapi, motivasi saya  merengek kepada Ibu setiap kali ke Swalayan untuk membeli  Kodomo bukan pasta giginya, melainkan hadiahnya yang berupa robot-robotan (sebut saja KodomoBorg).Dulu saya pikir nama Kodomo itu plesetan kata dari Komodo. Ternyata Kodomo berasal dari bahasa Jepang, yang berarti untuk anak-anak.
sumber gambar : tribunews.com(balon Modo-Modi)

Nah, Turis lokal atau pun manca negara yang ingin berkunjung ke Palembang jangan khawatir tidak dapat melihat Komodo, Mereka masih bisa melihat patung, balon, poster, sticker, bahkan billboard bergambar Modo-Modi? masih kurang puas? silahkan datang ke Hutan Wisata Punti Kayu, anda masih bisa menemui saudara dekat KOMODO yaitu BIAWAK. hehehe

Tapi menurut saya, seharusnya SMS Komodo bukan Rp 1,- tapi Rp 50,-. tujuannya biar setiap rupiah yang kita keluarkan untuk voting komodo berasa sekali Komodonya hehehe.

Sumber : wikipedia
Sebenarnya bukan hanya uang Rp 50,- saja yang ada gambar Komodonya, Uang kertas terbitan tahun 1957 pecahan Rp 2.500,- pun ada Komodonyanya.

sumber gambar : uangkuno.com
selain pecahan Rp 50,- dan Rp 2.500, tahun 1974 Indonesia pernah merbitkan uang logam berbahan dasar emas, pecahan Rp 100,000,- seri Gold Coin Komodo Dragon Conservation


namun, uang ini sudah sangat langka, Selangka Komodo.
Oke, anggap saja kita berhutang Rp 50,- kepada Komodo. Jika kita Sms KOMODO  kirim ke 9818 sebanyak 50 kali, hitung saja itu untuk membayar hutang anda kepada KOMODO. Uang Rp 50,- yang pernah membuat kita senang saat ingin berangkat sekolah, menyembuhkan dahaga saat kita gunakan untuk membeli es di kantin, atau pelipur lapar saat waktu istirahat. Betapa bahagianya kita menyumbangkan uang Rp 50,- saat hari Jumat di Masjid dekat rumah. Ingat Uang KOMODO !!!

Saya punya masa kecil untuk diceritakan, Dan Kita punya Komodo untuk di perjuangkan menjadi Keajaiban Dunia.

0 comments:

Post a Comment