Tuesday, March 29, 2011

Virus Status FB dan memahami Fenomenanya

Virus Status , pernah denger gak tentang virus ini? sebenarnya sebutan virus fb saya dapatkan dari percakapan kami di fb juga. ya, apalah itu namanya mau spam, virus, scam, cacing atau bakteri sekalipun, intinya saya kena juga malam ini.

Malam ini saya nge-klik sebuah link yang ada dalam status saudara saya, tetapi setelah itu saya juga tiba tiba(sebut otomatis) punya status yang sama kayak saudara saya itu.

Belajar Blogging dengan Pak Nayel

Ini lah suasana belajar saat mata kuliah Aplikasi Komputer, untuk mata kuliah ini pak Zainal Mazalisa (Nayel) memberikana pelajaran Blogging via Blogspot/blogger.com.


Susasana di Lab komputer kampus A universitas Bina Darma

Sunday, March 27, 2011

Walau Sudah Berlalu

walau kejadian ini sudah berlangsung seminggu yang lalu, rasanya mboten nopo nopo (no why=tidak mengapa) kalo diceritain disini, semoga gak ada yang tersinggung..
Selasa, 22 Maret 2011 hari itu workshop jurnalistik yang diadakan oleh KOMIK (Komunitas Ilmu Komunikasi) bekerja sama dengan harian Pagi Sumsel Post diadakan, pukul 9:00 acara dimulai dengan rangkaian kata sambutan, Ada cerita lucu saat bapak Rahidin H Anang menyampaikan kata sambutan,
Pak Rahidin : Sumsel post umurnya masih sangat muda bila dibandingkan dengan media media umum di Palembang ini... Sumsel post lahir tanggal 28 November 2009, pas bertepatan dengan hari Pahlawan, jadi kalo mau inget hari lahir sumsel post, ya itulah hari Pahlawan.
mahasiswa : prok prok prok (pada bertepuk tangan menyambut ungkapan hari pahlawan)
Setelah Pimpinan umum Sumsel Post itu usai memberikan kata sambutan, gini giliran Pak Ayik(A. Yani ranius) kabag kemahasiswaan kami memberikan kata sambutan.
Pak Ayi : Saya gak akan memberikan sambutan yang panjang, tetapi saya ingin sedikit mengklarifikasi, bahwa hari pahlawan bukan lah tanggal 28 November tetapi tanggal 10 November, karena saya lahir Tanggal 10 November juga.
Mahasiswa : !!!! (cuma diem)
yang saya lihat sih dari kejauhan adalah perubahan Wajah pak Rahidin dan berbisik dengan Kabiru SDM nya.
hahaha, menurut saya ini kejadian lucu, pertama mungkin Pak Rahidin sedang lupa tanggal ulang tahun Sumsel Post yang juga tanggal hari pahlawan. yaaa namanya lupa siapa nyangka sih, padahal di setiap lembar harian Sumsel post di sudut atasnya selalu tertulis Terbit Sejak 10 November 2009 , nah masalah lupa kita wajarin aja ya.. soalnya para Mahasiswa yang dateng juga gak inget kalo 10 November hari pahlawan jadinya saat dibilang hari pahlawan tanggal 28 November semua mahasiswa pada tepuk tangan.hahah termasuk saya, lupa juga. hahaha. nah untungnya nih kita lebih ingat hari/tanggal lahir sendiri bukan, ya seperti  Pak Ayi.

Thursday, March 24, 2011

Tips blog: Membuat Blog yang Orisinil?

Siang hari di lantai 3 kampus C. nungguin Dosen yang gak kunjung keliatan. saya berbincang bincang dengan Alin (http://coratcoretaline.blogspot.com/).
Salah satu hal yang kami sukai saat berbincang adalah ngomongin soal Blog, apalagi setelah Dosen Aplikasi Komputer "Pak Nayel" nyuruh mahasiswanya untuk buat Blog. Pak Nayel bilang "Gak Punya Blog gak bisa lulus mata kuliah ini".  hahaha grup fb BudakKomik2009 mulai deh di penuhi oleh posting posting blog mahasiswa. kalo istilahnya nih sebenarnya posting posting itu kayak Spam. No Why(tidak mengapa) wkwkwk emang gitu kata Pak Nayel "Buat Blog terus masukin ke Grup, nanti saya catat".
Hal ini lah yang membuat follower blog ini meningkat.haha. Eh lin ku punya ide gimana ya kalo kita buat Grup atau Himpunan Mahsiswa aja sekalian. "Bina Darma Blogger Club"
Jadi club ini lah yang nantinya merangkul blogger blogger di Bina Darma. Terus jawaban Alin "Iya ji, Tapi masalahnya satu keaslian blog(orisinalistas suatu blog)".

Jawaban itu yang menderu deru di otak ku beberapa hari ini. Emang bener juga, akhir akhir ini saya memperhatikan bagaiamana blog teman-teman yang baru lahir itu umumnya hanya berisi dua label menurutku, pertama, copy paste, Kedua, Update Status
Pertama, Copy Paste dan mencomot isi dari blog, atau situs orang lain, yang sayangnya teman-teman lupa mencantumkan alamat asli dimana ia mengambil artikel itu.
Kedua, Update Status, sebagian sih buat puisi, yaaa masih oke lah. tetapi kalo isinya hanya sedikit kayak nulis status di Facebook.? misalnya nih : "ihh sebel, Astaghfirullah"

kalo diukur ukur sih sebenarnya saya masih ngerasa kurang pantes membuat tulisan ini. tetapi saya gak mau kehilangan ruh dari ngeblog yaitu sharing.

Senangnya ngeBlog itu sama kayak orang jatuh cinta. #Maaf jangan bilang "weeek" ketika saya tulis kata cinta. hahaha
Ya, kecintaan kamu dulu juga sih yang menentukan gimana blog kamu urusin.
beberapa hal dibawah ini lah yang membuat orang terus konsisten NgeBlog.
Pertama, Kepuasan batin/kesenangan tersendiri, mungkin rasanya seperti, ketika kamu Jatuh Cinta, jika kamu diam kamu hanya gelisah, tapi ketika kamu mengungkapkan dengan cara apapun perasaan cinta kamu, betapa lega hati ini.kayak ngeBlog, ketika ada sesuatu yang ingin kamu ungkapkan dan telah kamu ungkapkan dalam tayangan blog kamu itu betapa Leganya hati kamu.saya sebut dengan Silent Happy,karena orang yang sudah ngeblog hatinya akan senang,tapi gak jingkrak jingkrak setelah selesai memposting. melainkan hanya diem dengan senyum berkembang.
Kedua, "Rindu" Orang yang sudah jatuh hati sama Blog bakalan Rindu untuk menulis, Kerinduan menulis inilah yang sangat penting untuk menjaga blog kamu tetep idup dan gak di penuhi sarang laba laba.
"maaf ya blog, sudah lama kamu gak kuliatin#sambil bersih bersih sarang laba-laba" quote ini banyak sekali saya temui dibeberapa blog pribadi yang mengatakan bahwa blog adalah selingkuhannya.
Ketiga, Senang lagi sambil berbunga bunga. Ini kalo kalian sudah mendapatkan prestasi dari aktifitas ngeblog, Jangan langsung berpikir maksud berprestasi bisa kayak "Raditya Dika", bisa jadi buku, jalan-jalan gratis, atau dapet duit. Prestasi disini bisa juga berarti dengan munculnya blog kamu di Search enggine, Trafik yang bagus, Dikenal orang, paling sederhana adalah blog kamu dibaca dan di komentarin orang orang. Karena secara alamiah manusia itu N'Ach alias Need For Achivment, manusia itu membutuhkan prestasi. dan mencari prestasinya sendiri. meskipun prestasi itu kadang tidaklah formal dan bahkan dipandang sebelah mata. Jujur ya, secara Material saya belum merasakan dapat keuntungan dari kegiatan ngeBlog, ditawarin dibuat buku, diajak jalan jalan gratis atau orang yang mau pasang iklan diblog terus bayarin kita sejumlah uang. tetapi ketika saya mendapatkan prestasi tersendiri dari ngeblog. betapa saya girang kayak orang yang diterima cintanya. hahaha Imaterial Profit


Membuat Blog Yang Orisinil (Asli)
1. Sebagian orang menganggap membuat blog yang original itu sangatlah sulit, diperlukan kreatifitas yang tinggi untuk membuatnya. Apakah benar kata kata itu? sebenarnya ada iya ada enggaknya juga. pertama iya, karena memang harus kreatif, kedua, Kreatif itu enggak susah kok. kamu harus punya ide. biar punya ya carilah. Jangan terpenjara dengan isu "Plagarisme/plagiat" membaca refrensi dan terilham dari suatu karya orang lain bukanlah dosa. karena pada dasarnya kita adalah manusia pembelajar, yang meniru dahulu informasi yang kita dapatkan. "Kenpa gambar pemandangan anak SD itu dua buah gunung, dan kini anak SD itu telah menjadi orang hebat dan kamu bilang Kreatif".
2, Tentukan Perencanaanmu (Isi konten), nentuin genree apa itu mungkin sulit, pertama mau bahas tentang apa? gampang, misal kamu suka film, ya buat aja blog tentang film, suka jalan jalan ya buat aja blog traveling, tetapi satu lagi nih yang paling marak didunia bloging, Genre Blog Pribadi, Harusnya nih Blog pribadi itu gak usah bingung mau diisi apa, Karena yang diambil adalah sisi Pribadi. bahkan kalo blog pribadi itu mestinya terbit setiap hari (kalo hidupmu gak statis aja tentunya). Nah tapi blog ini bakalan kayak buku harian. misalanya blog ini, saya sudah menentukan blog ini akan jadi blog pribadi, dan bahasanya akan Gado-gado alias macem macem, sebenarnya blog gado gado itu kurang baik, kadang buat males orang yang berkunjung. itu lah sebabnya blog yang sudah memiliki genree khusus lebih banyak trafiknya.Tapi tujuan dari tulisan ini biar orisinil kan bukan biar banyak trafiknya.
3. Dengan ngambil Tips dari Raditya Dika saat seminar di Novotel Palembang Sabtu 12 maret 2011.Yang penting itu bagaiaman sudut pandang loe "banyak orang membuat konten yang sama, tetapi kamu harus punya pandangan berbeda". Coba deh kamu liat gimana setiap koran menampilkan isinya. sebenarnya hampir setiap koran membahas sesuatu yang sama misalanya sama sama membahas tentang bom buku. tetapi tiap koran akan membuat artikel yang berbeda dari isu yang sama misalnya "Bom Buku meneror warga", koran lainnya bilang "Ahmad Dhani kesal dikirimin Buku", terus "Bom Buku ternyata memiliki no ISBN(misal)". sama kan bom buku, tapi beda gak tuh?

Tetep Orisinil meski,
Copy Paste, kalo menyertakan link dimana kamu mengambil postingan itu. Misalnya nih, pernah gak sih kamu baca koran terus tertulis, vivanews.com atau antara, sebenarnya setiap media seperti koran itu sudah berlangganan alias membayar sejumlah uang kepada situs berita tersebut.karena media tersebut juga tujuannya adalah keuntungan/profit. sedangkan untuk blogger secara Netiket diperbolehkan meng Copy Paste asal mencantumkan tautan atau link dimana di kopas. setelah itu kamu boleh deh  nambahin komentar atau tambahan di postingan kamu, ingat nambahin di postingan, bukan nambahin isi copy, artinya harus jelas mana yang kamu koas mana yang kamu tambahin
misalnya tulisan saya di posting Love Of God

Sekedar Motivasi,
Setelah menghasilkan Karya Blog yang orisinil ada beberapa hal dan manfaat yang kamu dapetin dari artikel yang orisinal.
Pertama, Percaya Diri dong, loe bakalan PeDe setinggi langit. apalagi kalo
K2, dapet respect dari orang yang baca. terus..
K3, Dapet pujian (setingkat lagi dari Respect) tapi kalo gak dapet itu semua.kamu masih dapet
K4, Kepuasan hati telah berkarya.

sebagia contoh adalah rePost saya di Kompasiana. judulnya Nenek Juru Parkir dan Nasib Bendera Peserta Sea Games  untuk membuat dua tulisan diatas bukanlah hal yang datang begitu saja, untuk posting Nenek misalnya. saya sudah sering ngeliat nenek itu. tapi baru kali ini saya buat tulisannya,soal bendera saya harus nyelidikin selama 2 bulan dan mencoba ngumpulin barang bukti dengan jalan kaki dari Jembatan Balayuda SD Muhammadiyah dekat Fly Over sampe kedepan rumah sakit charitas, terus lanjut lagi ke PS untuk refreshing. Maklum isi dompet terbatas ditambah gak punya kendaraan pribadi, siang bolong jam 11 lagi. wkwkwwkw, tapi setelah sampai rumah untuk beristirahat dan malamnya ngeposting dan belum ada satu pun komen setelah satu hari. saya gak berkecil hati, karena saya sudah lega mengungungkapkan apa yang ingin saya ungkapkan (point pertama, nyatakan cintamu), tetapi saya tahu banyak yang baca kalo ngeliat trafik. cuma feedbacknya gak tau.. tetapi setelah saya rePost di Kompasiana yang merupakan tempat terkenal blogger citizen jurnalist wow, dalam waktu satu hari kerja aja sudah ada hampir 400 pembaca dan 15 komentar, yang membuat saya jingkrak jingkrak (kayak diterima cintanya) ketika beberapa komen mulai memuji. heheh maklum newbie di kompasiana.biasanya gak punya komen eh punya komen dikit aja dah seneng, ya itu lah saya. dan mungkin nanti anda.?

Candi Sewu gak pernah jadi dalam semalam.
Sangkuriang juga gak bisa buat kapal dalam semalam.
meski Semuanya telah dibantu oleh ribuan Jin dan bangsa lelembut,
Bahkan Tuhan saja menciptakan dunia dalam 6 hari.
Semua itu maksudnya agar kita harus sabar.
melihat sedikit demi sedikit perkembangan blog kita. tetapi lihat deh hasil ketekunan kamu ngeblog dalam beberapa periode tertentu nantinya.
maju terus teman teman..

Saturday, March 19, 2011

Nasib Bendera Peserta Sea Games

Semenjak ditetapkannya Palembang Sebagai Tuan  Rumah Sea Games XXVI tampaknya telah ditanggapi serius oleh warga Palembang, termasuk saya hehehe
Rasanya sudah sekitar Dua Bulan lebih saya melihat bendera bendera negara peserta Sea Games terpasang diberbagai tempat di Kota Palembang ini, semakin hari semakin banyak aja, mulai dari bank, rumah makan, Rumah sakit, Kampus,Hotel,  huaaa banyak banget,

Tapi sayangnya banyak bendera yang salah pasang, Mungkin ini disebabkan oleh ketidaktahuan si pemasang bendera. Sehingga kekeliruan pemasangan bendera kerap dibiarkan begitu saja.
Foto Pertama adalah Foto Bendera Thailand didepan PT Kereta Api Persero di Plaju, bendera Thailand Robek belum diperbaiki.
Selanjutnya Bendera Vietnam yang dipasang Terbalik, Seperti di depan Rumah Sakit Muhammadiyah Plaju.
Selanjutnya Foto di Gedung Asuransi Bumiputra Jl jendral Sudirman ada dua Bendera yang salahTerpasang Pertama Bendera Malaysia yang terbalik, 
Bahkan di sepanjang jalan Jendral Sudirman akan lebih banyak kita jumpai Bendera Republik Sosialis Persatuan Burma dan Persatuan Myanmar masih Berkibar,-_-'

padahal Semenjak 21 Oktober 2010 Bendera Myanmar Telah Di Rubah menjadi seperti ini

eits Tapi Bukan terbalik seperti yang diatas Gedung Rumah Makan ini ya..
dan satu lagi nih yang paling sering terbalik, Bendera Filipina, Seharusnya warna Biru yang terletak dibagian atas dan warna merah yang dibagian bawah bendera,
dan bukan terbalik seperti gambar dibawah ini.

Kejadian paling parah adalah ketika saya melewati salah satu Gedung Institusi Pendidikan Swasta di Jalan Jendral Sudirman.
Kesalahan Pemasang bendera dalam gambar diatas adalah sebagai berikut;
pertama, Bendera Malaysia, Seharusnya Gambar Bulan dan bintang pecah 14 terletak didekat Tiang.
Kedua, Bendera Vietnam, Gambaar Bintang yang terbalik.
Ketiga, Bendera Myanmar, Bendera Lama(sebelum perubahan) yang dipasang terbalik.
Keempat, Bendera Timor leste, seharusnya gambar  bintang terletak di dekat Tiang.
Kelima, Bendera Filipina dipasang terbalik dan salah. Seharusnya Warna Biru terletak dibagian atas bendera, dan Gambar Matahari dengan Selapan sinar dan 3 Bintang terletak di dekat tiang.
Nah, tadi siang ketika saya mengambil foto Bendera didaerah KM 11 . saya berbincang dengan seorang bapak(saya lupa nanya namanya), awalnya dia bertanya apa yang saya lakukan.Saya jawab "Lagi ngambil Foto bendera yang salah pasang pak", si Bapak "hah, yang Mana Pak", kemudian dengan sambil menunjuk nunjuk dua buah bendera "Itu bendera Myanmar Sama Timor Leste salah, yang bener yang seperti ini(sambil ngeliatin printan foto bendera-bendera dari Wikipedia)"

dan akhirnya bapak yang mengaku pernah lulus S1 hukum Unsri dan kini menjadi anggota suatu LSM di Banyuasin ini mengatakan kepada saya "Bendera dimanapun berasal negara itu harus tetap dihormati, Karena Bendera adalah Identitas Suatu Bangsa, dan Kehormatan suatu bangsa, Bila ada suatu negara yang melecehkan bendera negara lain itu namanya MAKAR terhadap negara tersebut, tidak boleh itu"..
dalam benak saya terbesit, Gilaaa apa sampe seserius itu ya??#MAKAR
Makar sama makan beda ya?


Mungkin hal ini menunjukkan beberapa hal, warga Palembang sudah demam Sea Games, sehingga Budaya Latah(ikut ikutan) memasang bendera 11 peserta negara Sea Games dimana mana, tetapi sayangnya tidak dibarengi dengan pengetahuan yang Benar tentang etika memasang bendera. Hal ini seharusnya diperhatikan serius guna menjaga citra Palembang pada khususnya dan Negara pada Umumnya, bayangkan bila ada tamu negara, atau turis deh dari salah satu negara Peserta Sea Games melihat bendera mereka terpasang terbalik, kira kira apa ya yang mereka pikirkan.?

Friday, March 18, 2011

Namanya Asinah

Kamis 17 Maret 2011, pukul 10:15 didalam Bus jurusan KM 12-Plaju dengan suhu udara sekitar 32 celcius saya turun didepan Rumah Sakit YK Madira, Sebenarnya saya harus segera kekampus mengantarkan surat yang telah saya ketik malamnya Kepada Leven, Tetapi karena hasrat yang tinggi mengambil beberapa foto disekitarnya saya agak tak  pedulikan keharusan saya tadi.
Tapi bukan foto foto itu yang akan saya posting saat ini, melainkan foto seorang nenek bernama Asinah, sebenarnya saya sudah sering melihat nenek ini disini, saat itu saya sudah menyebrang jalan dan menuju kearah hotel Sahid Imara. Tetapi setelah beberapa kali iseng fotoin si nenek, rasanya kurang pas deh kalo gak nanya nanya.
Nenek Asinah adalah Juru Parkir berusia 63 Tahun, ya sudah tua tapi saya masih lihat kelincahan didalam dirinya, dia agak malu untuk di Foto dalam jarak dekat, tetapi setelah saya bujuk beberapa kali akhirnya bisa juga di foto.


Nenek yang mengaku telah memiliki banyak anak ini ternyata sudah menjadi juru parkir selama 6 tahun di sekitar Ruko Simpang Sekip Jl Jendral Sudirman, saat itu ia sedang memarkirkan mobil didepan Rumah Makan Ayam Kalasan Puspasari dan PT Wisata Global Mandiri. Asinah mengaku pendapatannya tidak menentu kadang hanya diberi secara sukarela oleh orang orang yang bersimpati kepadanya. Dengan Pekerjaannya ini ternyata Nenek Asinah telah mendapatkan Penghargaan dan hadiah dari Wali kota Palembang, ucapnya dengan dengan bangga sambil mengatakan "nenek dapet Piagam, dapet Gelas dan piring dari Pak Wali Kota"
.........................
Dan saat tadi pagi setelah membaca catatan dosen di Facebook tentang bagaiamana falsafah "GAMBARU"Orang Jepang. (Gambaru adalah bertahan/berjuang sampai kemana pun juga dan berusaha abis-abisan) sejenak saya Berpikir inilah "Gambaru nya Nenek Asinah"

Wednesday, March 16, 2011

Petualangan 7 Hari

Setelah Seminggu dari keberangkatan ke Jogja saya baru merampungkan Petualangan NgeBolang saat ini,
Merangkum petualangan selama 7 hari didalam blog ini. rasanya akan menjadikan 7 posting secara berkala, padahal saya ingin membuatnya hanya dalam satu postingan aja. dan karena hanya ada satu postingan aja bakal banyak foto yang membebani kalian membuka blog saya ini. hehe maaf ya.

Undangan Reborn IMIKI di Jogjakarta adalah awal petualangan saya pada episode ini. Dengan Harga Tiket kumulatif Palembang-Jakarta-Jogja sebesar Rp 580.000 via Lion Air Kamis 3, maret 2011 saya berangkat ke Bandara Sultan Mahmud Badaraudin II, ongkos kendaraan bus/angkot dari KM 12 sampai perempatan Tanjung siapi-api sebesar Rp. 2500,- dilanjutkan naik ojek sampai bandara Rp.15.000,- .
setibanya di bandara saya menunggu si pemegang tiket leven, dan Eva, setelah mununggu hingga sekitar pukul 15:00 pesawat berangkat ke Jakarta, Jujur ini adalah pengalaman pertama saya menaiki Pesawat Terbang. Setibanya di Bandara Soekarno Hatta kami transit menunggu pesawat yang akan membawa kami ke Jogja. kurang lebih menunggu hingga pukul 18:00 karena delay akhirnya berangkat juga ke Jogja, saya akhirnya duduk didekat jendela,  lampu-lampu Jakarta di malam hari bila diliat dari udara sangat menakjubkan, , kangen ngeliatnya lagi.

Perjalanan hanya menempuh waktu rata rata 1 jam aja, baik palembang-jakarta, dan jakarta-jogjakarta.
Setibanya di bandara Adi Sucipto. Kami tinggal menunggu jemputan dari panitia Reborn IMIKI, setelah sekitar setengah Jam Mobil oprasional APMD berwarna merah menjemput kami, tetapi panitia tidak hanya menjemput kami bertiga, ada Burhan dari Makasar,dan Habibi dari Pekanbaru.
Setibanya di Kampus APMD  kami bukanlah yang pertama, ada banyak mahasiswa lain yang telah tiba lebih dahulu, entah Makhluk apa yang merasuki panitia dengan wajah capek pun kami masih sempat diajak jalan jalan ke Malioboro.
Awal menginjak jalanan malioboro kami mengalami kejadian gaib.wkwkwk ada seseorang yang tiba tiba berlenggak lenggok seperti banci mendekati, rambutnya cepak, dan bajunya kumal. tiba tiba dia berkata "aku suka dengan cowok cowok disini, aku paling suka sama yang itu(sambil menunjuk Burhan yang ada dibelakangnya) aku mau dia jadi calon suami saya.." wkwkwkwkw

Daerah yang masyur terdengar itu kini telah ku tapaki, yaa benar-benar tapaki karena berjalan kaki, Malioboro dikala malam sangat lah ramai, baik pertunjukkan seni ataupun orang berjualan. tak kurang ramai juga setelah kami mencoba makan di Sarkem (Pasar kembang) suatu pemandangan yang mungkin akan sulit ditemui atau bahkan tidak ada di Palembang atau bahkan di kota kota lain, Orang orang ramai duduk dilesehan menikmati segelas Kopi Joss di trotoar jalan. bener-bener pinggir jalan. Tanpa rasa gengsi lagi, saya mencoba membaur dengan atmosfer jogja. duduk di tikar dan disuguhi menu yang aneh.. saya hanya bertanya. apa yang khas dari jogja di menui ini, dan Sabil (salah-satu panitia dari Bandung) bilang, Nasi Kucing,dan Kopi Joss. Melihat harga yang miring saya setuju aja mengambilnya nasi kucing Rp 1.500 dan Kopi Joss Rp. 3000. saya adalah pencinta Kopi, tetapi kopi joss baru pertama kali saya cicipi di jogja. Kopi yang disuguhi dengan sebuah arang kayu memang memiliki cita rasa berbeda. walah awalnya rasanya agak aneh, tetapi kopi itu juga yang membuat saya kangen.jangan bayangkan kopi ini pahit, karena sama dengan kebanyakan kopi lainnya, kopi ini sudah diberi gula hanya perlu kita aduk saja sedikit gelasnya. saya punya kata kata iklan untuk kopi joss "benar benar terasa arang-nya.."
Malioboro with geng nusantara

kata orang, Jogja adalah kota seni, emang bener banget, salain disebut sebagai kota pelajar, jogja amat sangat banyak aura seni, pengamen yang lumayan bertalenta sangat mudah kita jumpai dijogja terutama di Malioboro pada malam hari. #inget lagu last child-diary depresi kata habibi di status fbnya kemarin.
Sekelompok Pengamen di Malioboro
Jumat, 4 Maret 2011
Sesuai Jadwal yang telah di buat,hari itu jadwal Seminar Nasional Media Watch dengan tema "Kritis Media Untuk Indonesia" ada 3 seminar diadakan pertama Industri Media hari ini dan Masa depan oleh Henry Subiakto-staf Ahli Kementrian Komunikasi dan Informatika, lalu Seminar "Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) dan Standar Program Siaran (SPS)" oleh Dadang Rahmat Hidayat (KPI pusat), kemudian usai sholat jumat disambung lagi dengan seminar yang dibawakan oleh Vicky Caesar Wolpaloma(EMAX) "How To Solve Problem Media With New Technology".
@gedung Ganesha APMD Seminar Media Watch
Pukul 4 sore kami mula bergegas menuju Kaliurang, Lokasi yang kami tempuh rupanya jauh juga, beberapa kali saya tertidur didalam bus. kurang lebih pukul 7 malam kami tiba. Ternyata nama Kaliurang berasal dari dua kata, Kali yang berarti sungai dan urang yang berarti Udang. eits bukan orang, dasar orang otak urang.
baru tiba saja, kejadian janggal telah saya lihat, disalah satu kamar saya mendengar jeritan seorang wanita, dan ia adalah seorang peserta yang kerasukan makhluk halus, wah, tuh hantu gak seneng kami nemenin mereka di kali ya?

malam itu rasanya banyak peserta yang sulit tidur,
pertama karena kegiatan pada malam itu sangatlah sayang untuk ditinggalkan mulai dari Makrab (Malam Keakraban), sedikit games, #saya jadi pemenang lomba mendandani teman, muka bang Azrizal yang dari Pekanbaru yang jadi bahan ekperimen saya.. kemudian ada acara bakar jagung dan api unggun  #masih ingat gimana kami bernyanyi  "Dari Sabang sampai Merauke" "Tanah Air Beta"dan "Indonesia Raya"  meski pun api unggun hanya menyala sebentar saja. lagu lagu itu membuat kami merasa benar benar menyatu dengan nusantara, melihat teman teman yang berasal dari berbagai daerah dari wilayah barat hingga timur Indonesia ada disitu. waahhh memang pengalaman paling berharga. 
Eits Kaliurang saat itu sedang rintik rintik hingga hujan deras.
suasana yang sangat dingin, ditambah kuliner yang asyik punya berkat penjual makanan yang keliling, wah gak ada alasan untuk gak tidur..bakso, sate, dan ini dia Wedang Ronde.
dari Wisma sejahtera 3, saya, Habibi, dan Leven sempatkan duduk melihat dari kejauhan kelap kelip kota jogja, dan yang saya pikirkan, "dah jauh banget ya dari rumah".

Sabtu, 5 Maret 2011.
Pagi itu rasanya banyak teman yang malas banget untuk bangun, Maklum kaliurang memiliki Cuaca yang sejuk dan dingin ditambah aktifitas malamnya. Melalui corong Megaphone mas Sabil teriak teriak "Ayo Bangun, kita kumpul di halaman, penduduk desa Petung dah menunggu kita...yang terlambat keluar dari kamar ongkosnya bayar sendiri.. ".
Banyak dari teman yang bertanya tanya pada malam ketika kami semua baru datang "Dimana Gunung Merapinya ya? kok gak keliatan".
Dan setelah kami mulai meninggalkan wisma dan baru 10 menit perjalanan. saya menoleh kebelakang dan segera berseru "haaaa, itu dia Merapi nyaaa..."

selama perjalanan saya membayangkan suasana tempat yang akan kami tuju.Tidak jauh dari perkiran saya, Banyak rumah hancur, Pepohonan menghitam seperti terbakar dan tumbang, beberapa pohon kelapa masih berdiri seperti tusuk tusuk sate yang menancap diatas pasir.

Aksi kami hari itu adalah untuk menghijaukan kembali lereng gunung merapi, Desa Petung yang merupakan salah satu desa yang berdampak parah saat Merapi bergejolak adalah lokasi yang khusus kami hijaukan. disana sudah tersedia bibit pohon yang akan kami tanam. satu orang satu pohon (one man one tree) walau kadang kami mengambil 2-3 bibit sekaligus per orang, Semakin hijau semakin baik.
(Gambar)

Usai aksi tanam menanam beberapa diantara kami diajak untuk membersihkan mushola yang telah runtuh. Nantinya mushola ini akan dipakai kembali. Disinilah rasa Kebersamaan kami, dan kepedulian kami bukan hanya tersimpati dalam hati, tetapi memang bisa kita rasakan, dan kita tunjukkan.
Kurang lebih pukul 1 siang kami mulai meninggalkan Desa Petung Untuk kembali ke kampus APMD. ssttt rasanya banyak peserta yang sibuk mencari Wc. dan warung.. hahaha.

Ya, hari itu merupakan jadwal terakhir rutinitas kami selama acara Reborn IMIKI. Sore harinya adalah acara perpisahan, ya, secara formalitas kami mengucapkan perpisahan dan sampai jumpa lagi Di Banten untuk Munas.

Salah Satu misi KOMIK datang kesini juga adalah untuk secara langsung memberikan bantuan yang telah kami kumpulkan beberapa bulan lalu pada acara Baksos Sebates.

Satu hal yang paling saya ingat dari kata kata Mas Acep Helmi (Ketua Umum IMIKI) kita adalah satu Keluarga, Keluarga IMIKI.

Beberapa dari kami ada yang langsung pulang, dan sebagian masih menetap di APMD termasuk Saya, yaa semalam saja lagi untuk bersenda gurau dan berbincang dengan anak Geng Nusantara,
ya geng Nusantara adalah geng yang gak sengaja terbentuk saat pertemuan kami dihari pertama. Bukan Bermaksud Dualisme IMIKI, atau Membuat Klik didalam IMIKI, tetapi ini adalah wujud kebanggaan dan kesenangan kami karena dapat bertemu dengan teman-teman dari berbagai suku dan daerah. ya Kami hanya berusaha mempresentatifkan  apa itu Bhineka Tunggal Ika.

Habis maghrib kami berencana untuk mengelilingi lagi Malioboro. Dan saat itu insting petualang ku mulai ku nyalakan. Setelah berjanji akan bertemu kembali pukul 10:00 di depan Monumen Serangan Umum 1 Maret. saya putuskan untuk berpisah dari rombongan dan mengelana sendirian di jalanan Malioboro. yaaa, kalo ngikut banyak temen (yang dah terpecah tiga rombongan) agak gak bisa egois. kemana mau hati kan?
tarra, hasil perjalanan saya kali itu akhirnya  membuahkan sebuah buah tangan. Saya membeli sebuah Wayang, dan yang saya beli adalah Arjuna alias Janaka.Salah satu Kesatria dari 5 Pandawa yang sangat mahir Memanah.
sebenarnya agak gila sih, saya masih sempat berfoto sendirian dibeberapa tempat dengan hanya memanfaatkan apa saja yang bisa menggantikan Tripod. wkwkwkw

Sayangnya saya belum sempat ke alun alun keraton dan Uji Nyali di dua pohon kembar nan besar. hahaha.
padahal kita bisa menggunakan jasa transportasi becak yang untuk sekali keliling Rp 5.000 aja sudah termasuk diantar ke Pabrik DAGADU Aslii... bila mau sewa sepeda cuma Rp 10.000, asyik kan.
nah, gini deh ceritanya kalo jalan jalan sampe lupa waktu, Jam 9 Trans Jogja udah banyak gak beroprasi. sedangkan kalian tahu jogja seperti apa, jangan pernah bayangkan seperti kota besar lainya. disana gak banyak angkot #saya belum liat angkot di Jogja.  gak ada bus bus besar yang saling kebut kebutan kayak di Palembang, atau Bus Trans kayak di Jakarta. Transportasi yang justru masih hidup di Jogja adalah Andong (Kereta Kuda), Becak, sedangkan orang orangnya lebih banyak menggunakan Sepeda atau motor sebagai transportasi andalan, jangan bayangin anda akan berdesak desakan didalam bus, atau melihat semrawutnya lalu lintas, Di jogja sangat tertib dan rapi. #info:Menariknya lagi Bila di Jakarta Bus Way memiliki jarak antar bus sekitar 5-10 menit, Di Palembang Trans Musi memiliki jarak 10 menit untuk tiap bus, Di Jogja jarak antar Bus sampai 30 Menit,
ngomong soal transportasi, Kami nih pulang naik apa ya? hmmm satu lagi andalan masyarakat adalah Taksi, disini Taksi bekerjanya kayak Bajaj, sepakati dulu harganya dan baru jalan. Jadi bukan Sistem Argo. Malioboro-Jalan Timoho Kampus APMD hanya Rp 15.000 . Nah, kalo penumpang sudah over load. si Sopir akan mengenakan biaya lebih mahal, seperti yang kami lakukan, satu taksi berisi 5 orang penumpang kami bayar Rp.20.000

nah, berbeda dengan hari pertama di APMD dimana saya tidur di ruang Sekretariat Mahasiswa, dimalam ketiga saya tidur di Mushola.

Minggu 6 Maret 2011
Pagi itu Haeril dari Palopo mengajak saya kembali ke Alun Alun. dia sudah punya janji dengan temannya. dengan Trans Jogja yang sempat satu kali transit dulu di SGM.
Pagi itu perut saya terasa kosong, laper pasti.
Dan kami menuju gerobak Soto. yaa nikmatin gimana rasa soto di jogja nih, Ternyata rasanya enak banget. dengan Rp.5000. kita sudah bisa dapet semangkok soto yang beda. biasanya soto dimakan bareng nasi. tetapi soto yang ini akan kita nikmati dengan bubur beras yang ada didasar mangkok, Diberi kecap dan saus, juga perasan jeruk nipis buat soto ini lebih segar.

Rupanya haeril sedang berbisnis buku, dimana pembicara dari salah satu buku yang ia beli akan datang ke Sulawesi Selatan. Judulnya apa ya, agak lupa "Sukses sebelum wisuda" kalo gak salah si gitu.

Rupanya Malioboro tidak pernah mati, Tadi malam saya datang ke malioboro, di Monumen Serangan Umum sedang ada acara dari perkumpulan orang Riau. disebrangnya ada acara Band. dan Pagi ini alunan Nashed terdengar merdu di Monumen Serangan Umum.
Monumen Serangan Umum




Pukul 10:00
Setelah kami berpamitan dengan teman teman yang lain, saya dan beberapa teman segera ke Halte Trans Jogja, Teman dari palopo ingin ke Solo terlebih dahulu sebelum pulang, kemudian leven dan Teman dari Jakarta yang baru hendak akan ke Malioboro sekali lagi kita semua naik dari halte Kampus APMD ke Terminal Giwangan. sementara yang mau ke Malioboro mesti berpisah terlebih dahulu di transit SGM.

Tujuan saya pagi menjelang siang itu adalah "PRAMBANAN" hehehe. usai berpisah juga dengan dua teman saya dari Palopo ini, saya menunggu Bus 3A. gini deh asyiknya kalo naek bus trans, saya hanya perlu mengeluarkan uang Rp.3000 untuk kemana saja. termasuk Prambanan. murahkan.
#Tips oh ya, jangan segan untuk meminta bantuan dengan orang lain. seperti menanyakan rute apa yang harus kita lewati, Saya sangat dibantu dengan banyak bertanya. Jangan sungkan, apalagi Jogja, seperti kebanyakan Masyarakat Jawa pada umumnya keramahan adalah yang sangat terasa di jogja ini. Seperti saya,salah saeorang penumpang yang memberitahu akan lebih bagus transit di Jayanti Selatan untuk selanjutnya naik  Bus 1 A. 
Hanya sekitar 20 menit dari terminal giwangan ke prambanan dengan Trans Jogja ini.

Eh, rupanya saya bertemu dengan rombongan cewek cewek IMIKI dari Makasar. hari itu juga mereka mau ke Prambanan. Keluar dari Shelter prambanan kami sudah ditawari bapak-bapak Kusir Andong yang berseru “naik ini aja, Prambanan Jauh” bila anda ingin menikmati naik andong ya boleh –boleh aja,ongkos naik andong berkis Rp 15.000/orang. Jarak antara shelter prambanan ke Prambanan memang agak jauh sekitar 1 Km, tetapi saya lebih memilih untuk berjalan kaki sambil memanggul Tas Besar. Dan teman-teman dari makasar pun ikut dengan saya berjalan kaki. Hihihi
Nah, sudah sampe nih.
Ternyata harga tiket masuk Prambanan sebesar Rp 20.000,-untuk hari biasa, dan untuk sabtu minggu juga hari besar tiket dijual seharga Rp 23.000,- oh ya soal tiket ada satu lagi nih,Rp.30.000 untuk paket masuk candi prambanan dan ke Candi Ratu Boko, disitu kita mendapatkan fasilitas antar ke candi ratu boko dengan bus Pariwisata. Bila anda termasuk orang yang ingin menikmati wisata candi silahkan coba paket ini, karena jarak antara candi ratu boko dan prambanan agak jauh sekitar 2 km. Tetapi saya memilih untuk hanya di candi Prambanan karena estimasi waktu, padahal saya tahu bagaiamana indahnya kompleks candi ratu boko lewat foto foto mbak iik di salah satu bukunya.
abis nyapu Prambanan , duduk direruntuhan candi
Kegilaan saya saat berfoto kembali muncul. Saya berfoto foto sendiri dengan timer foto. Tetapi disaat itulah saya lebih merasa bebas.#gak peduli orang kata apa. Kenal aja gak.
Candi Prambanan yang merupakan salah satu candi Hindu ini dibangun dengan amat sangat megah. Bayangkan dan coba lihat ukiran dan pahatan pahatan dibebebatuan itu dibuat oleh nenek moyang kita dizaman dahulu. Mereka membangun candi tanpa semen dan hanya menumpuk numpuk batu saja. Luar biasa.
Kawasan candi Prambanan(Hindu) memang banyak dikelilingi oleh situs situs candi yang lain, termasuk candi Lumbung meski agak jauh dari Prambanan, Saya sudah melihat candi Lumbung masih dalam proses Renovasi, akibat gempa tahun  2006. Candi Lumbung adalah candi Budha, sebenarnya ini cermin bahwa sejak dahulu kala nenek moyang kita sudah Plural, dan saling menghargai persatuan. meski apapun perbedaannya,Bhineka Tunggal Ika.
Nah, tapi ada satu hal yang membuat saya miris melihat tempat tempat wisata, kebanyakan tempat wisata memang kadang menjadi tempat orang pacaran, Namun, coba deh ya, jangan jadi tempat mesum ngapa..
bila kita memperhatikan foto diatas, kita bisa melihat bagaiamana sepasang muda mudi sedang pacaran didalam candi. anehnya ketika saya mempergoki mereka tak peduli atau merasa malu. ckckckc
Kurang lebih pukul 16:00 saya berniat untuk keluar kompleks candi, Pas di pintu keluar Candi kita akan melihat pasar suvenir. mulai dari gantungan kunci, wayang, maket prambanan atau candi candi laiinya,baju, mainan kayu, gelang, kalung, dan banyak sekali barang barang menarik yang rasanya menggoda keinginan kita untuk membelinya menjadi buah tangan. 
tapi coba gunakan tips saya berikut ini untuk membeli suvenir.
Pertama, jangan tergoda untuk langsung membeli suvenir tersebut, karena masih banyak toko/lapak atau penjual yang menjajakan barang yang sama.
Kedua, Tawarlah barang tersebut, Ingat jangan langsung percaya dengan harga yang mereka katakan sudah paling murah. Karena walau kadang barang itu sudah kita anggap murah, ternyata belum tentu paling murah.
Ketiga, awas penjual kadang melakukan trik sandiwara, seperti berkata pada bossnya terlebih dahulu, dan menawarkan untuk membeli lebih murah kita diminta membeli lebih dari satu.
Tips diatas merupakan hasil dari pengalaman saya membeli suvenir di Jogja, salah satunya adalah di Pasar Suvenir prambanan ini.
Awal keluar dari pintu prambanan saya langsung melihat ada seorang penjual Panahan, ternyata dia tidak hanya menjual panahan, melainkan juga menjual Sipet/sumpitan(salah satu senjata khas orang dayak dan suku2 lain di Pulau kalimantan). si penjual memberikan harga Rp 200.000 untuk sebuah panah, dan Rp 150.000,- untuk sebuah Sipet, saat itu saya menawar sangat keterlaluan, Rp 70.000 untuk sebuah Pahan atau Rp 60.000 untuk sebuah Sipet/Sumpitan. Sambil berlagak barang tersebut merupakan barang terlarang. ia berbicara dengan orang yang seolah-olah bossnya. Hingga keputusannya ia membolehkan saya membeli dua buah benda itu seharga hanya Rp 150.000, melihat bentuknya saya sih sudah merasa sangat murah. Apalagi di Palembang gak ada yang jualan ginian. Motif dan Ukirannya pun bagus. tapi saya tetep kekeuh untuk tak mau mengeluarkan uang diatas Seratus Ribu. Saya bilang dengan si penjual "Kalo Dijual segitu, saya gak bisa pulang ke Palembang". Dan Saya meninggalkan si penjual. didalam pasar saya mencari Suvenir apa yang akrab dengan isi dompet. Saat saya sedang memilih milih gantungan kunci. yang umumnya dijual sekitar Rp 1000,-Rp 5000.- ini ternyata si nenek pemilik Lapak menawarkan saya sebuah Sipet seharga Rp 20.000,- saja. haaah? segera saya tawar Rp.10.000,- dan agak lama saya bernego dengan si nenek dan dapatlah sebuah sipet seharga Rp.10.000 didekat nenek itu juga menjual panahan, bahkan hanya Rp.50.000,- aja. Pilihan saya membeli kedua barang ini karena meski panjang, senjata ini bisa dibongkar pasang dan di pisah menjadi beberapa bagian yang dapat saya selipkan didalam tas.wkwkwkw

Nah, setelah dari prambanan saya segera ke Shelter Prambanan untuk menuju terminal Jombor. Misi saya selanjutnya adala "Besok Harus Borobudur". Dari Shelter Prambanan saya Transit di Shelter Bandara adi Sucipto agak lama menunggu untuk transit lagi di  Terminal Condong Catur, dan Tujuan selanjutnya adalah Terminal Jombor. Sekali lagi hanya dengan Rp.3000,-.  Lama perjalan sampai sekitar Satu jam kurang lebih. Nah sayangnya karena sudah sore sekitar pukul Setengah 6 Sudah tidak ada lagi bus yang menuju Terminal Borobudur. : ( jadi saya harus naik bus yang kearah Magelang, ongkosnya Rp 9.000,- Saya duduk didekat supir untuk meminta diturunkan di tempat yang lebih dekat dengan terminal Borobudur. Selanjutnya meneruskan dengan Ojek wah ternyta ojek lebih mahal Rp 15.000,- dan  saya turun di depan kantor polisi agar lebih aman. Disana saya menunggu jemputan seseorang  yang merupakan bapak dari teman saya, teman saya ini tinggal di Palembang dan memberi tahu bahwa rumahnya sangat dekat dengan prambanan dan memperbolehkan saya menginap disana.
Senin, 7 Maret 2011 Pukul 10:00
Borobudur yang dahulu hanya saya lihat di Buku IPS SD sudah bisa saya lihat secara nyata.Bangunan sebesar Gunung ini merupakan candi Hindu yang pernah masuk kedalam Tujuh keajaiban dunia. saat kita naik keatas kita dapat lebih merasakan bahwa batu batu yang kita pijak masih bisa bergerak.Diselah selah batuannya kadang keluar air dikala musim hujan. Menurut saya ini Lebih Indah ketimbang Piramida Giza. Karena selain hanya batu-batuan yang ditumpuk tanpa semen. Borobudur memiliki Arsitektur yang indah.pahatan-pahatan dibebatuan yang memiliki makna, dan maksud tersendiri membuat saya sebenarnya ingin melihat lihat lebih lama, sayangnya cuaca sedang mendung dan rintik-rintik membuat saya mencari tempat yang teduh, ya Museum aja. ada museum Kapal. Museum Borobudur, yang bisa menambah pengetahuan kita.

Saat di Jawa saya sangat banyak mendapatkan Telpon dan SMS untuk minta saya datang ketempat mereka,  Mereka adalah orang orang yang mengenal saya baik itu teman atau pun Keluarga.
bahkan Saya Sempat dijemput Om Kobro yang merupakan teman dari ibu saya sekitar pukul 9 malam agar saya mau tidur dirumah nya, ya saya akhirnya Menginap disebuah rumah yang Jawa Benerrr didaerah Mlati Sleman saat itu. Boncengan Motor ber tiga sambil kedinginan untuk datang kerumahnya. Dia berjanji akan mengantar saya untuk ke Semarang mencegat Bus agar esoknya saya bisa pulang kampung ke Pekalongan.
Selasa 8 Maret 2011 
Setelah kembali ke magelang untuk mengambil Tas yang saya tinggal, saya berpamitan kepada Bapak teman saya itu untuk Pulang Kampung. Dengan diboncengi Om Kobro saya menuju Semarang, Sebenarnya saya bisa saja Ke Terminal Sukorejo atau mencegat bus dari Kendal aja. Tetapi Kapan lagi mau singgah ditempat-tempat menakjubkan.
Naik turun lembah, melihat kabut kabut turun dari bukit,juga hamparan Pemandangan yang belum pernah saya lihat sebelumnya. menjadi kenangan yang tak akan pernah saya lupakan. Sayangnya cuaca memang agak panas dingin, membuat jaket yang saya pakai berkali kali basah dan berkali kali kering pula.hahaha.
Tanggul Lahar Dingin Di kali puteh
beberapa Tempat yang saya datangi selama perjalanan dari magelang-semarang













Candi Mendut












Pondok Pesantren nya Syekh Puji











Monumen Palagan Ambarawa









dan Sam Poo Kong









Setelah sampai di semarang Om Kobro mengajak saya menemui anaknya yang masih kecil, ya namanya adalah Akbar Zulfajri. wah betapa senangnya saya melihat bayi kecil ini, karena sebenarnya nama anak ini adalah nama yang saya berikan. Harapan Saya saat memberi nama anak ini adalah kelak Akbar akan menjadi orang besar, pemberani. zulfajri sendiri itu karena Akbar lahir dibulan zulhijah dan di pagi hari.emmuuuaaahhh
Om Kobro dan Akbar Zulfajri
Akhirnya setelah sejenak  melihat Akbar, saya harus segera nyetop bus karena waktu sudah menunjukkan pukul 16:00 , ya dipinggir jalan sangat lah mudah mendapatkan bus lintas kota, termasuk yang ke Pekalongan. ongkos dari Semarang ke Pekalongan sebesar Rp 30.000,- padahal menurut info yang saya dapatkan hanya Rp 15.000,-_-'
Saya berhenti di Kantor Kecamatan Ulujami agar lebih dekat dengan rumah mbah, kira kira itu pukul setengah 7 malam. dan di pangkalan ojek saya menunggu jemputan dari kakak ipar sepupu saya. gak lama sih nunggu
Walau dikampung halaman hanya satu hari aja, tetapi kesempatan satu hari itu saya manfaatkan baik baik untuk bersilahturahmi dan tentunya obyek wisata terdekat, yaa rabu Pukul 10:00 dengan Yono saya sempatkan untuk main di Blendung yaitu tempat wisata pantai yang berada di wilayah pemalang.
Ba'da Maghrib (selesai maghrib) saya mulai bersiap siap ke tempat bus bus biasa mangkal didaerah Ulujami, nah tujuan saya adalah Jakarta, dan untuk bus ke arah jakarta hanya akan ada Bus malam. Malam itu saya naik Bus Dewi Sri Seharga Rp 45.000,- tapi agak menjengkelkan dengan ulah sih penjual tiket, Karena saya gak punya uang pas Rp 45.000 saya beri saja Rp 50.000,- harusnyakan dapet kembalian 5.000 tapi malah gak dikembaliin, dan setelah 15 menit saya menunggu bus ini berjalan, ada orang masuk bus dan bilang, "Bus ini gak berangkat, bus yang dibelakang yang berangkat" saat turun baru deh satu persatu penumpang di beri Rp 5000. sebagai ganti bus, sayangnya Bus yang akhirnya saya tumpangi bukanlah Bus AC. secara logika antara bus AC dan Non Ac harusnya punya beda harga 10.000 keatas tapi masak cuma 5ribu?dan itu berarti saya membayar Rp 45.ribu untuk bus Non ac? ckckckckc

Kamis, 11 Maret 2011, pukul 04:20
Saya tiba di Jakarta dini hari didepan Terminal Kampung Rambutan, suasana terminal masih remang remang karena matahari pun belum muncul,lalu menunggu waktu subuh di terminal bagian Antar kota Antar provinsi..usai sholat saya Menitipkan tas besar pada si penjaga mushola, sebenarnya ini sangat tidak di rekomendasikan. Saya bilang "Bang, saya titip tas ini ya, jam 12 atau jam 1 siang saya ambil lagi, mau jalan dulu, isi tas cuma baju baju kotor". dan si Penjaga mengiyakan. nah lets go jalan jalan, Pagi itu yang saya tuju adalah Mangga dua lagi (kayak sebulan lalu M2 doang kelilingnya) padahal pengen juga ke Monas. tetapi karena saya mengejar waktu untuk siangnya membeli tiket bus ke Palembang dan juga keinginan membeli sebuah barang maka saya hanya putuskan untuk ke M2 aja. karena masih pagi, Bus way hanya menjual tiket sebesar Rp 2000,- aja ya harga itu hanya berlaku untuk penjualan tiket pukul 05:00-07:00 aja setelah waktu tersebut kita harus membayar dengan harga Normal sebesar Rp 3.500,- rupanya perjalanan agak lama juga. saya masih sempatkan aja tidur di bus way. hahaha, setelah sampai di Kampung Melayu, bus transit ke Arah Mangga dua/ancol sudah ada didepan, yuk segera aja pindah bus. gak lama Bus segera berjalan. lagi lagi saya tertidur, hahaha.
nah Setelah sampai di halte jembatan harcomas mangga dua, saya mulai deh tentukan mall mana yang harus kudatangi, karena banyak banget mall disana, tapi ini masih sangat pagi, mall belum buka, Toko toko di Mangga dua ternyata baru buka dari pukul 09:30 sampai pukul 10:00, ya saya tahu karena saya menunggu didepan mall sampai pukul 10:00. dan saya mulai memanjakan mata dengan beberapa gadget, hmmmm yang ini kemahalan, gak bisa pulang kalo beli yang ini,yang ini, yang itu,,taraa akhirnya setelah bertanya dengan penjual dari beberapa tempat yang rata rata keturunan tionghoa, maka disalah satu toko yang baru buka saya membeli sebuah Pena seharga Rp. 240.000,- kaget gak kalo ku bilang pena? pena bisa semahal itu?
pena ini lah yang beberapa bulan belakangan menjadi salah satu incaran saya saat searching di google, Camera berbentuk Pena MP10 ini bisa merekam gambar dengan format .avi sebesar 620x480 dalam 25 frame per detik. juga foto beresolusi 1280x1024. sayangnya batre hanya tahan sekitar 40 menit. tetapi ya jadilah setidaknya suatu saat akan membantu saya didalam kegiatan jurnalis, (kadang saya berpikir jadi wartawan itu mirip mirip jadi Detektif) hahaha.

Gak punya waktu berkeliling lebih lama, dan harus mengejar bus ke Palembang, plan saya adalah naik Bus Kramat Jati, dan untuk tiba di kampung Rambutan sekali lagi  saya mengandalkan Bus way transjakarta, perjalanan agak lama, terutama macet didaerah Kramat Jati, daerah ini belum memiliki jalur khusus untuk Bus Way, yang menyebabkan bus way harus sama-sama berbaur dengan kendaraan lain, termasuk saat macet. -_-'. dan akhirnya saya tiba di Kampung Rambutan pukul 14:00, wah ternyata bus kramat jati telah berangkat. dan segera deh ku dihampiri oleh penjual tiket dari berbagai penjuru terminal. Ingat soal arah tujuan kita harus jelas saat perjalanan.
dan akhirnya saya dibawa oleh penjual tiket  Arya Prima, tiket seharga Rp 150.000. tapi sekali lagi deh saya harus jengkel dengan ulah penjual tiket, sebenarnya untuk standar onkos Rp 150.000 dari jakarta ke palembang sudah normal apalagi untuk se level keramat jati, Tapi ketika mau naik bus, ternyata bus yang saya naiki bus kecil, si Penjual mengatakan kalau bus ini hanya akan mengantar ke Markasnya dan kita akan dipindah kedalam bus yang besar dengan fasilitas toilet didalamnya.tetapi setelah satu jam bus ini berjalan, 4 kali bus ini harus mogok di tengah jalan dan nyuruh penumpangnya dorong. grrrr. eh sampe di Cikokol sudah tau bus nya rusak kok belum dipindah juga, mereka masih PeDe benerin nih bus, sampe jam 5 sore bus pun tak kunjung benar, dan baru deh mereka mau memindahkan kami ke bus yang lain, tapi bukan bus besar yang telah dijanjikan melainkan bus kecil juga -_-', kirain bakal langsung jalan ya setelah 2 jam nunggu, ternyata bus ini masih menunggu nunggu penumpang lain. kira kira penuh baru deh berangkat, saat itu sudah pukul 19:00 baru deh bus mulai berangkat. Nah Arya Prima ini ternyata ngajak makan terus, biasanya bila naik bus lain kita akan makan dua kali dari palembang-jakarta atau sebaliknya tetapi di arya prima ia berhenti sampai 4 kali untuk makan, Saya sampai di Palembang esok harinya pukul 5 sore.
Alhamdulilah sampai juga dirumah dengan ibu yang marah marah karena saya terlambat sampai wkwkwkwkw







Wednesday, March 2, 2011

1-2 Maret: Nasihat dalam Pantunnya Oprator

tadi pagi saat saya mendapatkan sms dari oprator SMART, yaaa sepertinya SMART memang memberikan pelayanan ekstra bagi pelanggannya dengan setiap hari mengirimkan satu buah kata mutiara atau motivasi, untuk hari ini saya dikirimkan sebuah pantun nasihat.

Hati hati menyebrang
Jangan sampai titian patah
Hati-hati  dirantau orang;
Jangan sampai berbuat salah

 rasanya pantun tersebut sedang memberikan petuah kepada saya untuk berhati hati dan tidak berbuat salah. Terutama untuk esok dimana saya akan mulai terbang ke Jogja.