Tuesday, June 28, 2011

Logo Hut RI (Sebuah analisis semiotika dan Teori Konspirasi)

Logo Hut RI ke 66 untuk tahun ini ternyata telah diresmikan. setelah saya iseng iseng berkunjung ke situs resmi Portal Nasional RI. dan melihat tanggal yang tertera pada web tersebut. tampaknya sudah tepat satu minggu setelah logo itu diresmikan. silahkan lihat di http://www.indonesia.go.id/hut-ri-66


Logo Hut RI kali ini terlihat kurang lebih sama dengan logo hut RI sebelumnya. hanya saja angka dan jumlah bendera yang kini berjumlah 7

Coba perhatikan urutan gambar diatas. Mengapa sejak Hut RI ke 60 muncul satu bendera, 61 menjadi 2 bendera, 62 menjadi 3 bendera, dan seterusnya hingga hut RI ke 66 yang kini memiliki 7 bendera?
Gambar bendera merah putih nya pun disini terlihat makin tahun makin banyak namun makin kecil. 

Perlu diingat bahwa hut RI ke 60 jatuh pada tahun 2005 dimana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merayakan Hut RI untuk pertama kalinya sebagai Presiden RI 6. Itu menandai babak pertama Presiden SBY beri dia Satu Bendera Merah Putih.

Hingga 5 tahun berikutnya pemilu diadakan lagi. menentukan apakah Ia masih menjadi presiden untuk kedua kalinya. dan Sejarah mencatat ia berhasil menjadi presiden untuk kedua kalinya hingga tahun 2014. Tiap jalan pemerintahan SBY ditandai dengan satu bendera Merah Putih. dan kini di tahun 2011 jumlah bendera di Logo Hut RI berjumlah 7. angka yang sebenarnya saya sukai.

Jadi apakah jumlah bendera ini sebenarnya menandai berapa lama Presiden Memimpin negeri Ini.?
Salah satu efek yang akan timbul dengan Logo ini menurut prediksi saya adalah.
Pertama persepsi masyarakat terhadap Politik Pencitraan Presiden SBY yang terkesan Narsis, dan Pamer kekuasan. ya itu bila teori ini diterima oleh masyarkat.
Kedua, dengan desain yang sangat sederhana itu dan tiap tahun tak mengalami perubahan maka sangat dimungkinkan  kita dianggap gak Kreatif. wah kalau saja seperti itu rasanya akan sangat saya sesali.
itu pendapat saya, bagaiamana pendapat kalian?

 bisa saya prediksikan bagiaman logo hut RI diakhir masa jabatan SBY nanti.
jadi saya desain kan logo Hut RI ke 69.

Di logo tersebut benderanya pas berjumlah 10. hehehe
tapi prediksi ini kalo SBY bener bener menjabat hingga 2014 loh. ya kurang lebih mungkin gitu logo nya. 

Monday, June 27, 2011

Cerita Dari Jalanan Masa Lalu

Ternyata banyak yang tidak tahu sejarah dan fakta dibalik Jembatan Ampera  yang menjadi ikon kota Palembang. Banyak warga kota Palembang tidak tahu dimana jalan H.M Ryacudu. padahal jalan itu merupakan jalan di Jembatan yang dahulu diberi nama Jembatan Soekarno. ya, Jembatan ini dibangun berdasarkan prakarsa Presiden Pertama RI yang menuntut Jepang membangun jembatan yang dapat menyatukan Kota Palembang yang terpisah menjadi dua (Seberang ulu, dan seberang ilir). Singkat cerita dahulu jembatan ini di beri nama Jembatan Soekarno. Namun kisah telah berganti, semenjak Gerakan 30 September PKI. dan munculnya aksi Anti Soekarno, nama Jembatan ini pun berganti menjadi jembatan Ampera yang berarti Amanat Penderitaan Rakyat.

Berakhirnya Soekarno memimpin negeri ini, dan dilanjutkan dengan masanya Soeharto. menandai babak baru Republik ini, kebijakan kebijakan Soeharto kerap bertentangan dengan kebijakan Soekarno dahulunya. Sentilan sejarah yang menunjukan ketidak harmonisan antara dua pemimpin negeri ini kerap di bawa ke permukaan oleh aktifis sejarah.
Orde Baru yang dikenal sebagai ordenya rezim Militer ini memiliki kebiasaan yang fenomenal dan bersejarah. mengapa tidak, Nama nama tempat dan jalan kerap diganti oleh Orde Baru, fungsinya adalah De-Soekarnoisasi.atau penguburan peranan Soekarno di Republik ini. Bahkan Gelora Bung Karno pun diganti dengan nama Stadion Utama Senayan. Dan tidak hanya GBK. Palembang ternyata memiliki sejarah yang cukup kuat dengan De-Soekarnoisasi dan kekuatan Orde Baru.
Coba saja kita berjalan-jalan mengelilingi kota Palembang. Akan sangat sering kita jumpai Nama-nama Jalan berdasarkan nama nama orang penting dalam sejarah Indonesia. terlebih nama nama jalan yang berhubungan dengan Militer dari nama  Jendral, Mayjen, letnan, kopral. Kolonel, mayor, kompol. Orde Baru memang sangat perhatian terhadap kalangan Militer dan kepolisian. Karena hal itu pula Orde Baru kerap memberikan nama nama pembesar di kalangan Militer dan Kepolisian.

Bahkan ketika reformasi bergulir, dimana mahasiswa setiap hari turun kejalan dan demonstrasi. Palembang ternyata adem ayem, Mahasiswa Palembang tidak ikut dalam demontrasi. Sempat Mahasiswa dari Pulau Jawa mengirimkan celana dalam wanita untuk mahasiswa Palembang. Yang  kala itu dianggap banci. dan penakut. Padahal hal itu justru memperlihatkan betapa besarnya kekuatan Orde Baru di Palembang ini.

Bahkan hingga kini, banyak kalangan dari warga Palembang yang merindukan romansa kepemimpinan Soeharto.


Kembali dengan nama nama jalan.Apakah ini salah? memberikan nama-nama pahlawan sebagai nama jalan? tentu tidak,  kita pun wajib menghargai dan mengingat jasa jasa mereka. kalau perlu kita harus membuat satu fly over lagi, atau jalan baru dan memberikannya nama Jl. Soeharto. mengingat jasanya di bidang pembangunan. Tetapi permasalahannya adalah kita harus mengetahui sejarah.Sejarah yang selama ini ditutup tutupi, atau sengaja kita tak pedulikan ini.

Saturday, June 25, 2011

Palembang Dalam Bingkai (Advertorial)

wah, rasanya sudah lama banget ya saya gak bloging, jujur,, kangen banget bloging. Saya selalu menjadikan aktifitas bloging sebagai parameter status psikologis, mental, bahkan kesehatan. ehm satu lagi status keuangan. wkwkwwkw. ya kalo lagi stress.atau lagi gak sehat saya bakal rada jarang bloging. tapi kalo sehat dan waras. tetapi gak bloging. pasti ada masalah dengan keuangan saya. wkwkwk
Untuk akhir akhir ini saya sedang sibuk menyiapkan beberapa proyek. pertama sedang mempelajari ilmu ilmu Kanuragan baru.hehehe sedikit bisnis. urusan promosi promosi dan sebuah acara yang akan kami adakan.

tetapi disini saya cuma mau menjelaskan tentang event yang akan Kami laksanakan. yaitu "Palembang Dalam Bingkai"
Pasti nanya Palembang Dalam Bingkai itu apaan?
Ya, Kita membingkai kisah kisah yang ada di Palembang. Apa yang kita temui. dan kita ejawantahkan dalam bentuk karya karya.
Palembang Dalam Bingkai mengajak semua warga, terutama yang tinggal, atau setidaknya pernah ke Palembang. dan mengabadikan moment-moment yang menurut kita unik, kritis, atau bermakna.

Untuk di tahun 2011 ini. yang merupakan penyelenggaraan pertamanya. Palembang Dalam Bingkai mengadakan Lomba lomba online. Seperti Fotografi, Menulis Feature, membuat desain poster sosial & karikatur dengan Tema "Ada Apa di jalanan Kotaku". Caranya karya karya yang di lombakan harus di opload di page Facebook Palembang Dalam Bingkai .
Lomba online ini Gratis, dan terbuka untuk umum. Asyiknya lagi. karya karya kamu bisa di pamerin nantinya di Kambang Iwak Family Park yang insyallah akan kita selenggarakan hari minggu, 3 Juli nanti. Dan untuk pemenengnya akan mendapatkan hadiah-hadiah yang menarik.
Asyikkan.?? lombanya gratis, Bisa ikut Pameran, dapet hadiah.
eits ada satu lagi.dapet Piagam/sertifikat. juga karya karya kalian akan di cetak dalam Bentuk e-Book.

untuk informasi lebih lanjut lagi silahkan klik  websitenya di www.palembangdalambingkai.co.cc . atau ke page Facebooknya aja langsung di Palembang Dalam Bingkai

Friday, June 17, 2011

Pameran Fotografi "Antologi Kota Bari"

Duh, akhir akhir ini saya kurang posting, Kesibukan baru membuat saya agak jarang Online sekarang. Tapi bukan berarti saya berhenti berbuat sesuatu untuk blog ini. salah satunya saya mau posting desain banner acara pameran photo kemarin. dan Tarrraaaaa
Sederhana aja lah... jika kamu sudah menjalin pertemanan di FB bisa buka link ini untuk melihat beberapa hasil karya dari pameran itu.
http://www.facebook.com/media/set/?set=a.1609615059683.65056.1815437650

Sunday, June 12, 2011

Pameran Fotografi "Antologi Kota Bari"


Alhamdullillah, Pameran Fotografi tadi berjalan sukses, Meski banyak kekurangan disana sini. Ya, tapi syukurnya banyak pengunjung yang mengapresiasi pameran ini.
Nah, sebagian orang yang awam tidak mengetahui bahwa foto foto itu dibuat oleh mahasiswa-mahasiswa yang sebelumnya gak paham fotografi. Bahkan ada orang yang tertarik untuk membeli beberapa foto.
Pameran ini sebenarnya adalah UAS (Ujian Akhir Semester) kami dari Fakultas Ilmu Komunikasi Bina Darma di mata kuliah Fotografi. Persiapannya kurang dari Satu minggu, bahkan lebih tepatnya paling cuma 4 hari. hari Pertama ngirim surat izin, hari Kedua memburu sebanyak mungkin foto, hari ketiga ngedit, hari keempat ngeprint dan persiapan display. satu hari pameran. hahaha
Nah, yang paling lelah adalah ketika saya dan Badai mengejar sebanyak mungkin foto, karena foto yang disajikan belum memenuhi target. Dengan kamera nikon D3100 dari hasil minjam, kami mulai hunting foto dari jam 4 sore hingga 11 malam, dari Danau OPI hingga perumahan Citra Grand City.. 


Friday, June 10, 2011

Runtuhnya kerajaan Sriwijaya jilid II

mungkin anda akan bingung membaca tulisan yang ini
mengapa saya memberi judul jilid II untuk posting ini .
padahal sebelumnya saya belum pernah menulis tentang sriwijaya.

posting kali ini merupakan perenungan dan pembacaan pertanda akan nasib negeriku dan kotaku perihal Sea Games yang mungkin akan berdampak jauh dan melebar.
Pertama, Kasus pembangunan yang belum jadi dan rampung rampung hingga kini, dalam kisah kerajaan berjaya di negara ini. kita pernah membangun bangunan yang nyaris mustahil dibangun. kisah kisah pembangunan dalam semalam. Tetapi kisah kisah itu akan berjalan mengenaskan.Pembangunan di kota palembang menjelang Sea Games ibarat membangun Seribu candi dalam satu malam. membuat Bahtera yang besar dalam satu malam. Seluruh kekuatan telah dikerahkan dengan bala bantuan ribuan pasukan Jin. tetapi nila setitik akan merusak susu sebelanga. Pembangunan ini dirasa terlalu singkat akan banyak hal hal yang tidak mendetil dan diremehkan padahal yang kecil itu sangat penting.
Kedua, berdasarkan tweeps dari seseorang. Bahwa dahulu Sriwijaya runtuh setelah membangun wisma untuk orang asing yang berbeda ajaran. kini kita membangun wisma untuk para jawara jawara dari negara negara tetangga. kini kasus wisma atlit bukan lagi terkonsentrasi dalam hal percepatan pembangunannya, melainkan kasus korupsi. Satu persatu orang akan dipanggil. Layaknya mental kanak kanak di Palembang, mereka akan saling tunjuk kesalahan teman bila ia disalahkan, Mencari teman untuk disalahkan. Perpecahan ada didalam.
Ketiga, kebanyakan hancurnya kerajaan kerajaan di nusantara adalah karena merendahkan bangsa dan kerajaan lain. Merasa  sombong akan kebesaran kumulatif mereka. melihat semua kecil dimatanya yang kecil. Utusan datang kemudian dihinakan. Balasan akan menundukan kepala kita, bukan hanya mengkoreksi diri tetapi juga malu. Kita Sombong akan kejayaan yang kita peroleh,etnosentris, memandang rendah bangsa lain. dimana letak menghargai bangsa lain. jika panji panji mereka kita kibarkan asal asalan. terbalik, terobek, kotor disepanjang jalan. Itu bukanlah umbul-umbul. itu hinaan untuk mereka, atau cermin kebodohan kita.? tak ada yang tidak mungkin..jarum yang kecilpun akan melukai dan mengeluarkan darah .

Saturday, June 4, 2011

Banten Memanggil, Jakarta pun Cemburu

Kali ini perjalanan saya tak sendiri untuk ngebolang, Saya di temeni oleh dua orang partner, yaitu Farleven dan Cy Khenta.
Misi Kami saat ini adalah KOMIK go Nasional dengan menghadiri Musyawarah Nasional Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten.
Perjalanan dimulai  hari selasa 24 mei,Start keberangkatan dari terminal Kertapati naik Kereta api ekonomi kelas 3. selama kurang lebih sekitar 10 jam perjalanan Menuju terminal Tanjung Karang. Dengan Harga tiket Rp 15.000,- kami duduk di bangku 18A,B,dan C. Selama perjalanan kegiatan diisi dengan ngobrol ringan hingga berat, dari saling ngejek, sampai membahas hal yang serius. Tidur, dan Makan.