Wednesday, December 12, 2012

Masalah Hanya Soal Waktu

Ketika SMP saya memiliki kata motivasi yang membuat saya dapat bertahan hingga lulus SMA, Kata Motivasi yang menurut saya gak relevan sekarang ini. Tapi kini harus saya pakai lagi, agar hidup tak cepat berakhir.

"Masalah Hanya Soal Waktu"
Ingin rasanya mati bila tak ingat dosa, ketika saya merasa sangat stres dengan tuntutan sosial yang memaksa saya harus pintar, dijejali berbagai macam bidang ilmu, yang saya sendiri gak tau gunanya untuk apa. Mempertahankan nilai rapot di kelas seolah seperti reputasi yang harus dijaga. Belajar seperti sebuah pemaksaan, ditambah lagi sikap guru yang kebanyakan merasa pintar (kalo gak pintar gak jadi guru ya) dan menganggap murid yang tak faham adalah bodoh.  Saya pernah menangis di kamar, hanya karena matematika. Saya stres, tidak bisa bermain lagi, nonton tv,atau hanya sekedar tidur. memang tak ada yang menghalangi saya, tapi keadaan ini memenjarakan saya. begitu perasaan si Aji kecil.

Hingga suatu hari saya merenung, bahwa saya telah sampai pada titik ini, melewati berbagai macam ujian, yang membuat air mata dan keringat mengucur. Dan lihat semua akan baik-baik saja, banyak orang hidup normal setelah dewasa. dan pasti saya juga akan melewati semua itu, karena "Masalah Hanya Soal Waktu".

0 comments:

Post a Comment