Friday, November 15, 2013

Sekali-kali Transmusi Harus Dihajar

Sekitar jam 20:00 saya naik Transmusi dari kampus saya di daerah Plaju. Laju transmusi berhenti di halte transit DPRD , beberapa orang penumpang meminta pramugara untuk mengisi saldo smartcardnya (Bus Rapit transit di palembang menggunakan e-tiketing yang disebut smartcard untuk pembayarannya) namun si pramugara menjawab, saldo top upnya habis (alias saldo di mesin pengisinya habis) .

Bus kembali melaju sampai di halte Monpera, disana ada bus besar Ampera-Km12 sedang ngetem. dengan segera saya turun dari pintu depan setelah dibukakan. dan berpindah ke bus besar tersebut. didepan pintu sudah ada mesin typing yang wajib kami typing ulang. *cetet mesin mengeluarkan kata "Transit" kecuali seorang penumpang wanita setelah saya yang berbunyi "kartu belum terdaftar"

saya segera duduk di pojok belakang bus, ini tempat favorit saya. setidaknya ini tempat paling nyaman untuk istirahat bahkan tidur selama perjalanan. Didekat sedang disudut lainnya ada dua orang wanita yang sedang ngobrol asik dengan pegawai transmusi berbaju batik, yang sebut saja "A".

Sunday, October 20, 2013

Rencana Gelap TransMusi

Tepat 20 Oktober 2013 ini Transmusi menerapkan kebijakan  baru, yakni pengurangan durasi transit menjadi satu jam, sebelumnya warga pemilik SmartCard dapat menikmati layanan transit 2 jam yang berarti selama dua jam warga bebas menaiki transmusi tanpa perlu membayar lagi setelah saldo smartcardnya dipotong Rp 4500.

Lalu apa yang menjadi masalahnya?

Palembang kini sudah tak seperti Palembang yang kita lihat jamankan dulu, Palembang memiliki masalah yang relatif sama dimiliki kebanyakan kota besar di Indonesia saat ini, Ya Macet. Jarak tempuh dan waktu tempuh kini tak berimbang lagi, kalau dulu saya dari rumah ke Kampus dapat ditempuh dengan 45 menit dengan kendaraan umum, sekarang waktu tempuh sampai dua kalipat lebih. saya bisa dijalan selama 1,5jam bahkan di jam sibuk bisa sampai 2 jam.
Bahkan saat saya menguji waktu tempuh KM12-Ampera (tanpa transit) sekitar pukul 10:00 (bukan jam sibuk) saya telah menghabiskan waktu selama 1jam 4menit. lalu jika anda menunggu di Halte Transit berapa lama bus akan datang? jawabannya beragam ada yang bilang sampai setengah jam, tapi rata-rata saya menunggu 10-15 menit dihalte samping masjid agung atau monpera. lalu bagaimana nasib mereka yang melalui rute yang lebih sulit misal (dari Kertapati/Plaju menuju Sako) yang sampai harus 2-3 kali transit? 

Jadi Bijakkah durasi transit menjadi 1 jam?

Tapi agaknya percuma kita mengkritisi terus menurus transmusi ini, Tak akan didengar. 
Di halaman facebook Transmusi  tertanggal 17 oktober iya membuat pengumman tentang kebijakan baru

adakah yang aneh? jika kita meruntut postingan transmusi sebelumnya, ini pertama kalinya Transmusi menggunakan huruf kapital secara keseluruhan. hal ini saya baca sebagai wujud depresi transmusi yang terpaksa membuat kebijakan ini. Ini penanda keputusan final yang tak bisa diganggu gugat lagi. kecuali mereka diberi subsidi.

Maksud hati ingin menegaskan kembali kebijakan tersebut hari ini, transmusi justru menunjukkan rencana gelapnya

Tuesday, September 17, 2013

Nilai Sebuah Kemampuan

Sekitar 12 atau 13 tahun yang lalu guru olahraga masa SD memberi tes untuk ujian nilai praktik catur wulan. Ia memberi tes ujian renang. Kenapa harus renang? mendengar itu beberapa teman saya sangat bergembira tapi tidak dengan saya. pertama tubuh saya yang kecil dan kurus pasti akan malu kalo yang lain melihatnya, kedua ya, karena saya tidak bisa berenang.
Kolam renang adalah tempat yang asing bagi saya, saya tidak pernah melihat kolam renang sungguhan sebelumnya. Makanya saya membaca, menghapal dan memahami pelajaran renang lewat buku Penjaskes jauh hari sebelum tes itu dimulai. saya sudah faham bagaimana caranya berenang. mulai dari gaya katak, kupu-kupu ataupun gaya bebas.
Kemudian kami dibawa ke Lumban Tirta salah satu venue renang terbesar di Palembang. melihat air teman-teman saya langsung loncat ke kolam. sesuai absen satu-satu murid dipanggil, untungnya mulai dari absen terbawah jadi saya yang dipanggil terakhir.
Ketika saya maju, hanya saya yang masih berseragam olahraga lengkap dan kering. Sang guru bertanya kepada saya "Bagaiaman Aji, kamu mau berenang?" saya mengajukan pilihan "saya ujian lisan aja pak" dan sang guru mengiyakan. Saya menjelaskan secara detil bagaimana mekanisme berenang, dari menahan napas, loncatnya bagaimana, hingga harus mensejajarkan tubuh dengan permukaan air. Dan anda tahu siapa yang dapat nilai A? ya salah satunya saya dengan point 85. nilai saya termasuk tinggi daripada teman-teman saya yang berenang tanpa tahu teknik yang benar, asal nyebur dan ngapung.
Luar biasa. Saat itu saya merasa, ini keajaiban. Tapi 11 tahun kemudian, saya dua kali nyaris tenggelam, salah satunya di Pantai Anyer Banten tak ada yang tahu saya  tenggelam hal yang menyelamatkan saya hanya berjalan diatas karang-karang yang tertutup pasir. Satunya lagi dikolam renang karena tidak sengaja berenang di kedalaman 3 meter niatnya agar bisa berenang dan tidak terulang lagi seperti di pantai. tapi yah, memalukan, dan menyakitkan.

Tuesday, July 16, 2013

Beruntungnya tinggal di Indonesia (1 Ons )

Saya tidak termasuk orang yang menentang kenaikan BBM kemarin, meskipun tahu akibat semuanya, saya tetap optimis bahwa kondisi kedepan akan kembali stabil. memang dampaknya makin terasa apalagi dibulan puasa seperti sekarang, terlebih sebagai Videographer yang sering menerima job pernikahan, ataupun event, dibulan puasa ini kan sepi. 

Ditambah lagi kurs Dollar ke Rupiah sudah mencapati Rp 10.000/$, yang membuat tabungan saya makin hari nilainya makin kecil, sedangkan bidang kerja saya memerlukan banyak investasi perlengkapan yang kebanyakan barangnya  Impor  itu berarti harga jualnya akan mengikuti Dollar. Hikmahnya saya tidak usah pusing lagi buka Kalkulator kalau menghitung kurs Dollar ke Rupiah. cukup tambah atau kurangi angka 4 angka "0" ;p

Akibat kenaikan BBM transportasi pun naik,dan saya termasuk orang yang lebih suka berpergian dengan transportasi umum, di Palembang , tarif Bus TransMusi sudah naik menjadi Rp4500, dan rencananya akan dinaikan lagi menjadi Rp 5000. itu artinya jika anda terpaksa membeli SmartCard TransMusi (mungkin tertinggal dirumah, atau belum punya) seharga Rp 20.000 dengan saldo Rp 8000 tidak bisa lagi untuk pulang pergi.

Selain dampaknya pada tarif alat transportasi, Kenaikan harga BBM dan juga karena bulan puasa ikut memelambungkan harga-harga bahan pokok. Masalahnya disadari atau tidak justru konsumsi di bulan puasa apalagi menjelang lebaran nanti akan semakin besar. Misalnya saat tadi sore saat kewarung, harga cabe merah 1 ons nya sudah Rp 5000, dan harga bawang merah sudah Rp 6000 per ons nya, bahkan Cabe Rawit sudah mencapai Rp 12000 per Ons. Semoga masakan kita tetap sedap nan lezat ya.

Tapi inilah hikmahnya tinggal di Indonesia, kita harus tetap bersyukur karena di Indonesia 1 ONS = 100 gram, coba kalau anda tinggal di negara yang mengikuti Satuan Internasional seperti amerika dimana 1 ONS hanya 28,3 gram dan sering dibulatkan 28 gram saja. hahaha coba bayangkan jika di Indonesia ikut-ikut internasional dengan uang Rp 6000 anda hanya dapat mempu membeli beberapa butir bawang merah, atau beberapa cabe. setiap kali makan gorengan diwarung dengan cabe rawit anda kena Rp500 lagi. 
Sekarang saya jadi paham kenapa penjajah belanda betah banget ngerampok rempah-rempah di Indonesia dulu sampe 3,5 Abad Untung bangettt

Sunday, July 14, 2013

Palembang CarFreeDay





Monday, July 8, 2013

Internasionalnya Kotaku

Kalau anda melewati jalan disamping masjid Agung menuju Km 12, anda akan melihat LED Display Running Text yang baru dipasang Pemkot Palembang. Teks berjalannya berupa ucapan selamat datang, jam, himbauan-himbauan untuk mengenakan sabuk pengaman, helm standar, menyebrang di tempat yang telah disediakan, dan yang LUCU ini nih "Menuju Kota International" ngerasain gak sih gimana simangatnya kota ini pengen jadi kota internasional? sampai mencampur-campurkan bahasa,kesalahannya hanya satu huruf antara International (English) dan Internasional (bahasa indonesia/saduran) bahwa yang benar "Rood To International City" atau "Menuju Kota Internasional"  yah, maklumin ajalah ya, saya sendiri sering salah nulis huruf-huruf kok.

Saturday, May 25, 2013

JA Jadi Teroris Penyebar Spam?

tadinya mau mention langsung ibu Dr. Hj. Marrisa Haque, Aktris yang kini menjadi politisi PAN dan nyalon legislatif untuk daerah Bengkulu, tapi duh ngeliat time line ibu MH jadi ngeri di Block Spam sama beliau, dikarenakan seluruh yang tweet nama nya dan suaminya atau mention kebeliau akan di Block sebagai Spam.(maaf bu, saya kepoin dari tanggal 24) :D

Monday, May 13, 2013

Lafadz Allah Di Langit Palembang

Sebelumnya saya sudah pernah membagi cerita ini di Facebook dan Twitter, beberapa foto sudah dishare ke orang lain, dan banyak yang mengatakan bahwa foto yang saya beri adalah hasil rekayasa,editan , dan hoax. beberapa orang malah menganggap saya adalah Kader dari salah satu Organisasi Keagamaan.
Nah Postingan kali ini hanya sebagai klarifikasi atas segala prasangka dan tuduhan beberapa orang.
Pertama Foto-foto tersebut adalah Asli, bukan rekayasa, bukan Hoax, Bukan hasil Editan. dan benar-benar ada.
Kedua, Saya bukan lah Kader ataupun anggota kelompok manapun, saya hanya menjalankan profesi saya, dan bisnis dibidang photo dan videography.

Oke, saya mulai. Minggu lalu (12 Mei) saya mendapat job untuk mendokumentasikan sebuah Event "Muktamar Khilafah" dari HTI Sumsel yang merupakan salah satu organisasi Islam ditanah air, kabarnya event ini merupakan rangkaian roadshow dibeberapa kota di Indonesia, dan puncaknya nanti di Jakarta.

Singkat Cerita, saat pembicara mulai menaiki panggung dan dikawal oleh sekelompok anak (SMP) yang membawa bendera hitam dan putih bertuliskan kalimat syahadat. saya tentunya memotret keseluruhan kegiatan saya berusaha untuk ketinggalan satu moment pun, termasuk barisan anak2 ini, Point Of Interest yang ingin saya tunjukkan awalnya adalah anak2 ini dan stylenya yang gagah, dengan latar belakang penonton. saat beristirahat saya agak penasaran dengan photo yang saya ambil, seperti ada hal yang aneh. dan Ternyata benar, meskipun agak kurang persis bisa dibaca namun Awan-awan itu seperti membentuk Huruf / Lafadz Allah dalam tulisan arab.

gambar setelah di croping

Sunday, February 24, 2013

Berbagi Kesuksesan

Mau dibilang sudah sukses, yah saya lebih milih untuk jawab "saya sedang berlari kearah itu". nah sekarang @Samsung_ID sedang mengajak kita untuk berbagi kisah sukses, kita bisa menceritakan kesuksesan kita, usaha kita untuk mencapainya hingga orang orang yang membantu dan menginspirasi hidup kita. oke di Samsung  Switch to Succes saya telah membagi sedikit cerita sukses saya dan kiat-kiatnya. Kamu bisa share lewat facebook atau twitter tulisan saya di "Mengalahkan Diri Sendiri" dan bisa mencoba membagi kisah suksesmu sendiri, agar menginspirasi orang lain. Mari ceritakan !! :D

Thursday, February 21, 2013

DSLR Slide Negative Film Viewer

Kalo dipikir-pikir generasi saya cukup beruntung, lahir dimana perkembangan teknologi sangat pesat, mungkin tak pernah dibayangkan oleh kakek atau orang tua sebelumnya. pokoknya serba dipermudah, mau ngetik pake MS Office , bayangin gimana orang jaman dulu pake mesin ketik yang gak punya tombol backspacenya?? . Sekarang mau nyari bacaan apa aja tinggal googling, atau buka wikipedia, gak perlu beli buku tebel-tebel. Nyari kenalan gak perlu ikut sahabat pena,cukup punya facebook. mau Foto tinggal jepret, hasilnya bisa langsung diliat, mau cetak tinggal print. bayangin jaman dulu pas kamera tustel atau slr analog masih dipake, mesti satu rool film abis, terus bawa kestudio foto untuk ngeliat negative filmnya, nah dari situ baru dicetak deh gambar di Kamar Gelap.

Tapi ternyata kemajuan teknologi seperti ini memiliki konsekuensi, misalnya hilangnya mata pencarian, seperti tukang cetak negatif film yang dulu sering kita jumpai gerobaknya ada di pinggir jalan. dan coba deh cek tumpukan slide negative film yang kita miliki, yang memuat banyak kenangan, yang mungkin ada yang belum pernah kita cetak, atau hasil cetaknya yang entah kemana? terus kalo mau cetak lagi mesti kemana? kestudio foto? apa gak diketawain sama pegawainya? ya kalo gak diketawain, apa mereka masih punya kamar gelap untuk cetak foto-foto kita?

Oke, postingan saya kali ini tidak akan banyak memberikan solusi, namun semoga dapat membantu menghidupkan kenangan-kenangan anda yang tertumpuk bersama klise-klise film itu.

Monday, February 18, 2013

3 Karnaval

Event 3 Karnaval di Palembang merupakan salah satu event yang dibuat oleh operator seluler 3 (Tri) sebagai kegiatan Gathering bagi para retailer produk Tri, event ini dibuat oleh event organizer VJ Production Palembang dan didokumentasikan oleh Imajie CraftiveStudio.

Thursday, February 7, 2013

Korban Film 5 Cm

Kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasaya 
Mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya 
leher yang akan lebih sering melihat keatas 
lapisan tekad yang 1000 kali lebih keras dari baja. 
Hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya 
serta mulut yang akan selalu berdoa
Film memang sebuah karya seni yang paling menginfluence dulu setelah teman saya menonton film "Gie" ia akhirnya masuk kelompok Pecinta Alam , dan akhirnya Desember lalu setelah menonton 5 Cm saya memiliki niat besar untuk mendaki gunung, tampaknya seru, menyenangkan, dan menantang.