Thursday, February 21, 2013

DSLR Slide Negative Film Viewer

Kalo dipikir-pikir generasi saya cukup beruntung, lahir dimana perkembangan teknologi sangat pesat, mungkin tak pernah dibayangkan oleh kakek atau orang tua sebelumnya. pokoknya serba dipermudah, mau ngetik pake MS Office , bayangin gimana orang jaman dulu pake mesin ketik yang gak punya tombol backspacenya?? . Sekarang mau nyari bacaan apa aja tinggal googling, atau buka wikipedia, gak perlu beli buku tebel-tebel. Nyari kenalan gak perlu ikut sahabat pena,cukup punya facebook. mau Foto tinggal jepret, hasilnya bisa langsung diliat, mau cetak tinggal print. bayangin jaman dulu pas kamera tustel atau slr analog masih dipake, mesti satu rool film abis, terus bawa kestudio foto untuk ngeliat negative filmnya, nah dari situ baru dicetak deh gambar di Kamar Gelap.

Tapi ternyata kemajuan teknologi seperti ini memiliki konsekuensi, misalnya hilangnya mata pencarian, seperti tukang cetak negatif film yang dulu sering kita jumpai gerobaknya ada di pinggir jalan. dan coba deh cek tumpukan slide negative film yang kita miliki, yang memuat banyak kenangan, yang mungkin ada yang belum pernah kita cetak, atau hasil cetaknya yang entah kemana? terus kalo mau cetak lagi mesti kemana? kestudio foto? apa gak diketawain sama pegawainya? ya kalo gak diketawain, apa mereka masih punya kamar gelap untuk cetak foto-foto kita?

Oke, postingan saya kali ini tidak akan banyak memberikan solusi, namun semoga dapat membantu menghidupkan kenangan-kenangan anda yang tertumpuk bersama klise-klise film itu.


Ini penemuan saya dan mamas diawal tahun ini,karena belum bisa membeli negative film scaner. tapi berhasil menjadikan kamera DSLR menjadi sebuah slide negative viewer. cara ini cukup berhasil, menghingat kami menggunakan teori matematika dasar  (-)x(-)=+ , #BePositivly dan percobaan iseng beberapa kali yang awalnya ingin membuat file foto digital dari negative film.



Pertama, Siapakan klise film/negative film yang anda punya, seperti negative film pass photo anda waktu SD misalnya. :D

Kedua, Siapkan Kamera DSLR yang telah terinstal Magic Lantern (untuk cara menginstal magic lantern sebagai firmware tambahan anda bisa searching di google, atau silahkan kunjungi situsnya di http://wiki.magiclantern.fm atau magiclantern.fm atau membaca dokument di grup DCI)

Ketiga, Alangkah baiknya kalo punya lensa macro,tapikalo gak punya bisa pake filter macro, atau kaca pembesar, tapi kalo gak punya juga cukup zoom maksimal saja lensa kit anda.

Keempat, ubah ke mode video, masuk kemenu Movie, pilih video effect, dan switch On Negative (gambar akan berubah negatif) atur sehingga eksposure tepat.

Kelima,: Sumber cahaya menjadi kunci dalam eksperimen kali ini, gunakan cahaya yang soft, jangan terlalu kuat, jaga eksposure agar tepat. anda bisa menggunakan cahaya lampu atau senter dengan diberi diffuser seperti ini


Keenam, letakan slide negative film/klise didepan lensa dan fokuskan pada film. kini film yang negative itu akan terlihat warnanya.


zoom


Anda kini bisa menikmati foto-foto lama anda dengan menggunakan kamera DSLR anda. namun menu ini hanya terdapat pada mode video, jadi anda bisa mengabadikan foto-foto tersebut dalam bentuk video. untuk menjadikannya image, anda hanya perlu mengcapturenya nanti di komputer, dan alangkah lebih baiknya saat merekam menggunakan resolusi video yang paling besar (Full HD)
cara ini memang masih menghasilkan gambar yang sangat kasar, tapi cukup untuk membangkitakan memory dan kenangan dengan biaya yang lebih murah ketimbang anda harus membeli Negative Film Scaner yang harganya cukup mahal.

0 comments:

Post a Comment